hq720

Hasil PKM di Thailand Selatan Didesimenasikan pada 4th Annual International Conference on Islamic Economics (AICIE) 2025

Ponorogo, 17 Juli 2025 – Hasil penelitian kolaboratif dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Thailand Selatan didesiminasikan pada 4th Annual International Conference on Islamic Economics (AICIE) 2025, yang digelar secara virtual pada Kamis, 17 Juli 2025. Konferensi internasional ini mengusung tema “Restructuring Global Supply Chains: Islamic Ethics and Sustainable Models Amid Geopolitical Turmoil”, menghadirkan para akademisi, peneliti, dan praktisi ekonomi Islam dari berbagai negara termasuk Swedia, Malaysia, Pakistan, Thailand, Iraq, dan Nigeria.

Paper berjudul “The Political Economy Of Muslim Minorities: An Analytical Study On Empowerment Strategies For Halal MSMEs In Southern Thailand” ditulis oleh Asep Maulana Rohimat, Mahammadaree Waeno, Zakky Fahma Auliya, Mufti Arief Arfiansyah, dan Ichsanul Ibad Ali. Paper ini merupakan hasil nyata dari kegiatan PKM internasional yang berfokus pada pemberdayaan UMKM halal di wilayah Pattani, Yala, dan Narathiwat, Thailand Selatan, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal meski berada di tengah populasi minoritas Muslim.

Tiga Strategi Utama Pemberdayaan UMKM Halal
Dalam paparannya, tim peneliti yang diwakili oleh Ichsanul Ibad Ali mengungkap tiga strategi utama pemberdayaan UMKM halal di Thailand Selatan, yaitu penguatan ekosistem produksi halal, optimalisasi pemasaran melalui digital marketing, dan penguatan praktik akuntansi syariah guna meningkatkan transparansi keuangan serta akses terhadap pembiayaan berbasis syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan Thailand dalam mendorong penguatan ekosistem bisnis halal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Partisipasi dalam AICIE 2025 ini menegaskan komitmen tim PKM internasional FEBI untuk memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu ekonomi Islam di tingkat global, sekaligus membawa hasil penelitian lapangan dari Thailand Selatan ke forum internasional bergengsi.

Tags: No tags

Comments are closed.