Sukoharjo, 20 Agustus 2025 – Suasana penuh kehangatan hadir di halaman belakang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam rangka Dies Natalis ke-33, FEBI menggelar muqaddaman yang juga diikuti oleh mahasiswa asing FEBI.
Salah satu mahasiswa asing yang hadir adalah Mahmud, asal Gambia, dari Program Studi Bisnis Digital. Momen menjadi istimewa karena Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., secara langsung menyajikan dan menyerahkan nasi tumpeng kepada Mahmud. Tradisi ini mencerminkan nilai kebersamaan dan semangat persaudaraan. Selain Mahmud, beberapa mahasiswi hafidzah FEBI juga mendapat kehormatan menerima sajian tumpeng dari Dekan.
Kebersamaan Mahasiswa Lokal dan Asing
Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial. Melalui muqaddaman dan tumpeng, tercipta ruang kebersamaan antara mahasiswa lokal dan mahasiswa asing. Dengan demikian, seluruh sivitas akademika FEBI dapat merasakan harmoni dan nilai spiritualitas yang sama, tanpa sekat perbedaan budaya maupun negara.
Inklusivitas FEBI dalam Dies Natalis ke-33
Partisipasi mahasiswa asing FEBI juga menegaskan komitmen fakultas untuk menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif. Selain itu, hal ini sejalan dengan visi FEBI yang ingin melahirkan lulusan berwawasan global, namun tetap berakar pada nilai Islam.
Komitmen FEBI ke Depan
Menurut Prof. Rahmawan, keterlibatan mahasiswa asing dalam kegiatan fakultas harus terus diperkuat. Melalui cara ini, FEBI dapat menjadi ruang pembelajaran lintas budaya sekaligus memperkaya perspektif internasional. Pada akhirnya, Dies Natalis ke-33 bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum mempertegas identitas FEBI sebagai fakultas yang terbuka, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan global.


