Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar forum akademik penting di Ruang Rapat FEBI. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., Director National Committee for Islamic Economy and Finance (KNEKS) Republik Indonesia, sebagai keynote speaker.
Dalam pemaparannya, Sutan Emir menegaskan bahwa FEBI perlu mengambil peran besar dalam isu Islamic Economics and Sustainability. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan (sustainability) bukan hanya soal lingkungan. Aspek sosial, ekonomi, dan tata kelola yang baik juga menjadi bagian penting.
“FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta memiliki potensi besar. Kampus ini bisa melahirkan generasi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip keberlanjutan global,” ujarnya.
Dibaca juga : The 5th ICIES 2025: FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Jadi Pusat Diskursus Ekonomi Islam Internasional
Acara dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Diskusi berlangsung aktif dengan banyak pertanyaan dari peserta. Topik yang muncul meliputi peran zakat dan wakaf dalam pembangunan berkelanjutan, digitalisasi instrumen keuangan syariah, hingga literasi keuangan Islam di kalangan Gen Z.
Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas kehadiran narasumber dari KNEKS. Ia berharap gagasan tersebut bisa menjadi pijakan strategis bagi FEBI. “Kehadiran KNEKS memberi motivasi besar. FEBI harus terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi Islam yang tangguh dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguat komitmen FEBI. Dengan menggandeng KNEKS, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai pusat kajian ekonomi Islam yang berdaya saing internasional.


