Sukoharjo, 26 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melalui Forum Ekonomi Syariah FRESH sukses menggelar puncak International Competition for Islamic Students (ICIS) 2.0 2025. Ajang ini menjadi wadah mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide kreatif di bidang ekonomi syariah berbasis digital, transformasi halal economy, digitalisasi rantai nilai halal. Kompetisi juga memperkuat kapasitas akademik mahasiswa yang sejalan dengan visi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Kegiatan tersebut FRESH dimulai dengan Grand Opening. Peresmian dilakukan oleh Zulfa Fauziyah Az-Zahra, Presiden FRESH FEBI 2025. Pada sesi berikutnya hadir sesi presentasi karya dari 10 tim finalis. Masing-masing tim memaparkan esai dan poster dengan gagasan tentang penguatan rantai nilai halal berbasis digital.
Dibaca juga : Jalan Sehat FEBI UIN Surakarta: Meriah, Edukatif, dan Penuh Kebersamaan
DisampingTema besar FRESH ICIS 2.0 2025 adalah “Transforming the Global Halal Value Chain with Digital Innovation and Sustainable Islamic Economy”. Tema ini mendorong mahasiswa menjawab tantangan ekonomi syariah di tengah arus digitalisasi. Tema ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan.
Penutupan dilakukan dengan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Suasana penuh antusiasme mewarnai momen ini. Bagi peserta, ICIS 2.0 2025 bukan sekadar kompetisi. Kegiatan tersebut, Momentum ini, Rangkaian ICIS 2.0 2025, atau Ajang kompetisi ini menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan wujud semangat mahasiswa untuk membangun ekonomi Islam yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.


