WhatsApp Image 2025-09-27 at 20.05.03

HMPS MAZAWA Gelar Diskusi Filantropi Islam Bertema Socio Preneur 2025

Sukoharjo, 25 September 2025 — HMPS Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Kabinet Kasyasih Bawera 2025 sukses menyelenggarakan Diskusi Public Islamic Philanthropy (DPIP) 2025 di Aula Gedung A Lantai 1 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan ini mengusung tema “SOCIO PRENEUR: Membangun Inovasi Sosial & Bisnis Berkelanjutan”. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai filantropi Islam, khususnya pengelolaan ZISWAF secara produktif. Selain itu, acara juga mendorong lahirnya model bisnis sosial yang kreatif dan inovatif.

Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembukaan oleh MC. Selanjutnya, diisi dengan tilawah Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan-sambutan. Ketua Panitia, Muh. Fattan Alfarizky, menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk mengasah ilmu, tetapi juga menjadi ruang belajar tentang ekonomi Islam. Sambutan berikutnya datang dari Ketua Umum HMPS MAZAWA 2025, Numan Rafi, yang menegaskan pentingnya mahasiswa dalam melihat peluang pengelolaan ZISWAF untuk menjawab tantangan UMKM. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kaprodi Manajemen Zakat dan Wakaf, Ibu Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc.

Memasuki inti acara, diskusi dipandu oleh moderator Arum Fitri Lestari. Dua narasumber inspiratif hadir. Narasumber pertama, Ibu Ning Karna Wijaya, S.E., M.Si. (Dosen FEBI UIN Raden Mas Said), menjelaskan konsep socio preneur. Ia juga memaparkan langkah membangun usaha sosial serta strategi keberlanjutan melalui zakat produktif dan wakaf. Sementara itu, narasumber kedua, Bapak Zaini Tafrikhan, S.Ag. (Branch Manager Dompet Dhuafa Jawa Tengah), berbagi pengalaman praktik pemberdayaan masyarakat melalui program-program Dompet Dhuafa. Salah satunya adalah Filantropreneur sebagai model pemberdayaan tanpa henti (No Exit Program).

Tags: No tags

Comments are closed.