Surakarta, 23 September 2025 – Rangkaian International Conference on Islamic Economics and Sustainability (ICIES 2025) di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berlanjut dengan parallel session sebagai agenda inti setelah opening ceremony dan panel session.
Parallel Session ICIES 2025
Parallel session menjadi wadah penting bagi para akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Sembilan kelompok diskusi dibentuk, masing-masing terdiri dari lima hingga enam presenter. Setiap kelompok dipandu oleh seorang moderator dan discussant untuk menjaga dinamika diskusi tetap interaktif.
Materi yang dipaparkan meliputi Islamic Economics and Finance, Resilience and Sustainability, Green Marketing Strategies, Sustainable HRM, hingga peran akuntansi dalam mendukung ESG. Para peserta tidak hanya mempresentasikan riset, tetapi juga berdialog secara kritis dengan audiens.
Kolaborasi Riset Internasional
Parallel session didesain untuk memperkuat jejaring riset global. Semua paper yang dipresentasikan melalui proses peer review. Peserta berkesempatan mendapatkan publikasi di jurnal bereputasi, seperti SHIRKAH (Sinta 2), Journal of Finance and Islamic Banking (Sinta 3), dan ICIES Proceeding. Dengan sistem ini, parallel session tidak hanya sebatas forum ilmiah, tetapi juga peluang konkret untuk meningkatkan kualitas riset.
Apresiasi untuk Kontribusi Peserta
Agenda ditutup dengan pemilihan Best Paper yang diberikan kepada Syaparudin Rozak, Suci Apriliani Utami, dan Aas Nurayiah. Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyatakan, “Parallel session ICIES 2025 adalah bukti bahwa FEBI mampu menjadi pusat kolaborasi internasional. Dari forum ini lahir gagasan yang bisa memberi manfaat luas bagi masyarakat.”
Dengan sesi ini, ICIES 2025 menegaskan peran FEBI UIN Surakarta dalam mempertemukan ide, inovasi, dan kolaborasi riset lintas negara.


