Makassar, 9 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi akademik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan sharing session bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan ini menjadi ajang bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengelolaan Program Studi Bisnis Digital yang adaptif terhadap perkembangan industri modern.
Sharing Session Tingkatkan Sinergi Akademik dan Kurikulum Digital
Acara sharing session berlangsung dinamis dan produktif. Kedua fakultas membahas strategi kurikulum berbasis industri, pelaksanaan program magang, serta inovasi pembelajaran digital.
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi untuk menjawab tantangan era transformasi digital.
Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat ekosistem pendidikan yang inovatif.
“Melalui kegiatan ini, kami saling belajar dan memperluas perspektif pengelolaan prodi di era digital,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak bersepakat memperkuat kerja sama akademik dan mengembangkan program riset bersama.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap menghadapi dunia kerja digital yang kompetitif.
Sinergi dan Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Digital
Sementara itu, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., Dekan FEB Universitas Negeri Makassar, menuturkan pentingnya kegiatan seperti ini untuk membangun sinergi.
“Sharing session menjadi jembatan bagi dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan prodi yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.
Selanjutnya, Ketua Prodi Bisnis Digital FEB UNM, Syamsu Alam, S.Si., M.Si., menambahkan bahwa pihaknya menerapkan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).
Pendekatan ini, menurutnya, efektif membentuk kemampuan mahasiswa dalam berinovasi dan berpikir kritis di dunia digital.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, FEBI UIN Surakarta berharap kegiatan sharing session ini dapat melahirkan inovasi baru dalam pendidikan bisnis digital.
Kolaborasi yang berkelanjutan akan memperkuat mutu pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan generasi unggul untuk menghadapi era ekonomi berbasis teknologi.


