DSC09593h

Field Trip ke Gontor: Pemuda Internasional Pelajari Nilai Toleransi dan Ekologi Berkelanjutan Bersama Dr. Ishom Mudin

Ponorogo, 24 Oktober 2025 – Isu lingkungan dan keberagaman kini menjadi perhatian global. Untuk menjawab tantangan itu, The International Youth Eco-Culture Camp 2025 hadir sebagai wadah kolaborasi lintas negara dan budaya.

Program ini diinisiasi untuk mempertemukan pemuda dari berbagai bangsa agar belajar, berbagi, dan bertindak bersama demi masa depan yang berkelanjutan. Kegiatan perkemahan dilaksanakan pada 24 Oktober 2025 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia.

Sebanyak 30 peserta akan mengikuti kegiatan ini. Sebagian besar adalah mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik. Mereka berasal dari 10 negara, yaitu Indonesia, Bangladesh, Filipina, Thailand, Gambia, Timor-Leste, Nigeria, Malaysia, Turki, dan Tajikistan.

Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan semangat pembelajaran antarbudaya dan kolaborasi global. Melalui dialog, pertukaran budaya, serta pengalaman lapangan, peserta diajak menumbuhkan tanggung jawab ekologis dan memperkuat solidaritas antarbangsa.

Setelah kegiatan utama, peserta akan mengikuti Academic Field Trip bertema “Managing Diversity and Sustainability: Learning from Pondok Modern Gontor.” Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Moh. Isom Mudin, S.Th.I., M.Ud. dari Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari nilai-nilai keberagaman, kemandirian, dan keberlanjutan sosial di Pondok Modern Gontor. Mereka juga diajak melihat bagaimana pendidikan pesantren modern mampu menggabungkan nilai keislaman, budaya lokal, dan kepedulian lingkungan.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta internasional. Mereka memperoleh wawasan baru tentang praktik keberlanjutan sosial yang tumbuh dari kearifan lokal Indonesia.

The International Youth Eco-Culture Camp 2025 bukan sekadar pertemuan budaya, tetapi gerakan nyata pemuda dunia dalam menghadapi isu lingkungan dan sosial. Dari Ponorogo, semangat kolaborasi dan keberlanjutan menyebar ke seluruh dunia – dibawa oleh generasi muda yang siap menjadi agen perubahan menuju masa depan yang hijau, damai, dan berkelanjutan.

Tags: No tags

Comments are closed.