Depok, 29 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan kiprah akademiknya di kancah internasional. Salah satu dosennya, Dr. Indah Piliyanti, S.Ag., M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II FEBI, menjadi peserta aktif dalam Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Konferensi tahun ini mengangkat tema besar “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future.”
Peran Perempuan dalam Filantropi Islam
Pada forum AICIS+ 2025, Dr. Indah mempresentasikan riset berjudul “Female Leadership of Islamic Philanthropic Institutions in Indonesia.” Penelitian ini termasuk dalam subtema Sustainable Economic Systems and Social Welfare.
Riset tersebut menyoroti peran penting perempuan dalam kepemimpinan lembaga filantropi Islam di Indonesia. Menurutnya, perempuan berperan strategis dalam membangun sistem ekonomi Islam yang adil dan berkelanjutan.
“Perempuan tidak hanya penggerak sosial, tetapi juga memiliki kapasitas memimpin lembaga filantropi yang berorientasi pada keadilan,” ujar Dr. Indah.
Ia menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara terstruktur agar memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan sosial. Selain itu, tata kelola lembaga Islam perlu mengedepankan transparansi dan nilai kemanusiaan.
Sinergi Akademik dan Kolaborasi Global
Kegiatan AICIS+ 2025 menjadi ajang penting bagi akademisi dunia untuk bertukar gagasan. Para peserta mendiskusikan peran Islam dalam menjawab isu global seperti krisis ekologi, transformasi teknologi, dan kesenjangan ekonomi.
“AICIS+ adalah wadah integrasi antara ilmu pengetahuan, nilai Islam, dan kemanusiaan,” tutur Dr. Indah.
Melalui keikutsertaannya, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmen untuk memperluas kolaborasi akademik berskala internasional. Kegiatan ini juga mempertegas peran perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan dunia modern.
Dengan semangat inovasi dan moderasi, FEBI terus mendorong sivitas akademikanya agar berkontribusi aktif dalam penelitian global yang berdampak nyata bagi masyarakat.


