Jakarta, 4 November 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global. Komitmen itu diwujudkan melalui partisipasi 10 delegasi dalam 2nd International Summer Class 2025 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada 3–14 November 2025.
Hari kedua, Selasa (4/11/2025), dimulai dengan pemberangkatan peserta menuju Menara Syariah di kawasan PIK 2. Mereka mengikuti seminar entrepreneurship bersama pengusaha sukses dari berbagai bidang.
Sesi pertama diisi oleh Ridho Muhammad Sakti, S.Farm., CEO Farmaklik. Ia menyampaikan pentingnya keberanian mencoba sejak masa kuliah. “Mahasiswa tidak boleh lelah untuk gagal, sampai kegagalan itu sendiri yang lelah mendatangi kita,” ujarnya.
Sesi kedua bertajuk “Formulating Consumer-Centric Innovation: Aligning Business Strategies With Consumer Needs.” Materi disampaikan oleh Harianto Solichin, M.Sc., Komisaris Utama Menara Syariah. Ia menekankan pentingnya bisnis yang berorientasi pada konsumen dan sesuai prinsip syariah.
Harianto juga menyoroti potensi ekonomi syariah di Indonesia. Dari 4.523 kampus, hanya 911 yang memiliki program studi ekonomi syariah. “Ini kabar baik. Ekonomi syariah semakin diminati dan mampu menjadi solusi atas sistem ekonomi barat yang mulai rapuh,” jelasnya. Ia menambahkan, Menara Syariah hadir sebagai wadah pengembangan ekonomi berbasis syariah. Platform ini juga bersaing dengan tren Crypto Economy dan Green Economy.
Secara keseluruhan, pelaksanaan hari kedua 2nd International Summer Class 2025 berjalan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini memperluas wawasan mahasiswa tentang bisnis digital dan ekonomi syariah berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama akademik antarperguruan tinggi di Indonesia dan dunia.


