audiensi-dlh-sukoharjo-febi-uin-surakarta

Audiensi DLH Sukoharjo: FEBI UIN Surakarta Siap Wujudkan Reboisasi Bukit Gunung Kunci

Kolaborasi Hijau Lewat Audiensi DLH Sukoharjo

Sukoharjo, 7 November 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui Audiensi DLH Sukoharjo, FEBI menjalin sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo untuk mempersiapkan kegiatan Reboisasi Bukit Gunung Kunci yang akan dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025.

Audiensi berlangsung di Gedung Menara Wijaya, kantor DLH Sukoharjo, dan dihadiri langsung oleh Agus Suprapto, S.T., M.M., M.Si., selaku Kepala DLH Sukoharjo bersama jajaran tim. Sementara dari pihak FEBI UIN Raden Mas Said hadir Asep Maulana Rohimat dan Mohamad Irsyad sebagai perwakilan dosen, serta Sumarno, Ketua Pelaksana Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci.

Oleh karena itu, pertemuan tersebut membahas arah kebijakan dan rencana teknis pelaksanaan reboisasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) yang diinisiasi FEBI.


Dukungan Konkret DLH untuk Gerakan Gunung Kunci Menanam

Dalam forum Audiensi DLH Sukoharjo itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Agus Suprapto, menyampaikan apresiasi terhadap langkah FEBI dalam menjaga keseimbangan alam. “Kami menyambut baik inisiatif reboisasi ini. Upaya seperti ini penting untuk memulihkan ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim di wilayah Sukoharjo,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, DLH Sukoharjo akan menyumbangkan 100 bibit pohon untuk kegiatan reboisasi yang akan berlangsung di kawasan Bukit Gunung Kunci, Kartasura.

Kegiatan bertajuk “Gunung Kunci Menanam” ini juga akan dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Forkompinda Kecamatan Kartasura, komunitas lingkungan, pengelola Pasar Tempo Doeloe, serta masyarakat sekitar.


Langkah Nyata Menuju Kampus Berkelanjutan

Menurut Asep Maulana Rohimat, kegiatan ini bukan hanya aksi penanaman pohon, tetapi simbol komitmen akademisi dalam merawat bumi. “FEBI ingin memastikan bahwa kegiatan akademik juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan reboisasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya FEBI UIN Raden Mas Said dalam mendukung pencapaian SDGs poin ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan poin ke-15 (Ekosistem Daratan).

Selain itu, inisiatif ini memperkuat konsep ekowisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif di kawasan Gunung Kunci, yang sebelumnya dikenal lewat keberhasilan program Pasar Tempo Doeloe. Melalui sinergi lintas sektor, FEBI UIN Surakarta terus berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan lestari dan masyarakat yang berdaya.

Tags: No tags

Comments are closed.