FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Upaya ini diwujudkan melalui PPL yang dirancang relevan dengan kebutuhan industri. Penyerahan mahasiswa MBKM dilakukan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FEBI dalam menyiapkan lulusan adaptif. Oleh karena itu, kolaborasi dengan mitra strategis terus diperluas. Selain itu, pengalaman lapangan diharapkan memperkaya kompetensi mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas.
Mahasiswa atas nama Kusnul Khotimah dari Program Studi Perbankan Syariah resmi diserahkan untuk mengikuti MBKM. Penyerahan dilakukan oleh Bapak Rais Sani Muharrami dan Ibu Yuni Astuti. Program PPL ini akan berlangsung sejak Februari hingga Juni 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas perbankan syariah. Oleh sebab itu, FEBI menempatkan mahasiswa pada mitra yang relevan. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi akademik dan industri.
PPL sebagai Jembatan Akademik dan Praktik Industri
Penerimaan mahasiswa dilakukan oleh Ibu Prita Sari Dewi selaku perwakilan BSI KC Yogyakarta. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan pada bagian analisis pembiayaan. Selanjutnya, rotasi akan dilakukan sesuai kebutuhan lapangan. “Mahasiswa diharapkan proaktif agar pengalaman belajarnya optimal,” ungkapnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya sikap adaptif selama PPL berlangsung. Selain itu, mahasiswa didorong membangun komunikasi profesional. Dengan cara ini, proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Penempatan ini dirancang agar mahasiswa memahami alur kerja perbankan syariah secara utuh. Oleh karena itu, FEBI memandang MBKM sebagai ruang pembelajaran strategis. Tidak hanya kompetensi teknis, etika kerja juga dibentuk. Sementara itu, pengawasan akademik tetap dilakukan. Dengan demikian, kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Pendampingan dan Evaluasi Selama Program
Selama pelaksanaan MBKM, evaluasi akan dilakukan secara berkala. Tim FEBI akan melakukan monitoring dan evaluasi secara bergantian. Proses ini dilakukan agar capaian PPL terukur dengan baik. Di akhir program, pihak instansi akan diminta memberikan penilaian. Nilai tersebut akan dikonversi ke mata kuliah terkait. Oleh sebab itu, akuntabilitas program menjadi perhatian utama.
Selain itu, mahasiswa akan ditarik secara resmi setelah program selesai. Mekanisme ini memastikan seluruh tahapan berjalan sistematis. Dengan demikian, sinergi institusi dan mitra tetap terjaga. Proses penyerahan mahasiswa ditutup dengan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol awal kolaborasi berkelanjutan. FEBI optimistis PPL mampu mencetak lulusan unggul dan siap bersaing.


