WhatsApp Image 2026-04-06 at 16.03.49 (1)www

Yudha Mei Lukmana Kenalkan INAmikro dalam Workshop Inkubasi FEBI

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar Workshop Inkubasi Bisnis.

Kegiatan ini mengusung tema “Shaping Future Entrepreneurs: Akselerasi Startup Mahasiswa melalui Inkubasi Bisnis Kreatif.”

Workshop dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026.

Aula SBSN Lantai 1 menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem Inkubasi bisnis mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami strategi membangun usaha yang berkelanjutan.

Selain itu, workshop juga menjadi ruang belajar bagi calon entrepreneur muda.

Peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi diskusi dan pemaparan materi.

Dengan demikian, proses Inkubasi bisnis mahasiswa di lingkungan kampus dapat berjalan lebih sistematis.

Di sisi lain, kegiatan ini memperlihatkan komitmen FEBI dalam menumbuhkan budaya kewirausahaan.

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis yang inovatif.

Selain itu, mereka juga didorong memahami tantangan dunia usaha sejak dini.

Inkubasi Bisnis melalui Program INAmikro

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Udha Mei Lukmana.

Ia merupakan perwakilan dari PT MikroBisnis Digital Sejahtera.

Perusahaan tersebut dikenal melalui program inovasi JAKmikro.

Dalam pemaparannya, Udha memperkenalkan program INAmikro kepada peserta.

Program ini merupakan singkatan dari Indonesia Mikro.

INAmikro dirancang sebagai program pendampingan bagi pelaku usaha mikro di Indonesia.

Melalui program tersebut, pelaku usaha diberikan edukasi dan bimbingan bisnis.

Dengan demikian, usaha mikro dapat berkembang secara bertahap.

Selain itu, pendekatan Inkubasi juga diterapkan dalam proses pendampingan tersebut.

“INAmikro hadir untuk membantu pengusaha mikro berkembang dan naik kelas,” ujar Udha Mei Lukmana.

Ia menambahkan bahwa banyak pelaku usaha mikro memiliki potensi besar.

Namun demikian, potensi tersebut sering belum didukung sistem bisnis yang kuat.

Karena itu, program Inkubasi dan pendampingan menjadi sangat penting.

Mendorong Mahasiswa Memahami Ekosistem Inkubasi

Materi yang disampaikan memberikan perspektif baru bagi mahasiswa.

Peserta tidak hanya memahami teori bisnis.

Sebaliknya, mereka juga belajar tentang realitas pengembangan usaha mikro.

Selain itu, diskusi interaktif juga dilakukan sepanjang sesi kegiatan.

Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan mengenai strategi bisnis.

Dengan demikian, wawasan kewirausahaan mahasiswa semakin berkembang.

Pada saat yang sama, konsep Inkubasi bisnis semakin dipahami secara praktis.

Program INAmikro menjadi contoh nyata penerapan pendampingan usaha.

Melalui pendekatan tersebut, usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil menengah.

Oleh sebab itu, mahasiswa diajak melihat peluang besar di sektor UMKM.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri.

Dengan adanya workshop ini, semangat kewirausahaan di lingkungan FEBI semakin tumbuh.

Pada akhirnya, Inkubasi bisnis diharapkan mampu melahirkan lebih banyak startup mahasiswa.

Melalui langkah tersebut, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus mendorong lahirnya entrepreneur muda yang inovatif.

Tags: No tags

Comments are closed.