FEBI UIN Surakarta Siapkan Prodi Doktoral Ekonomi

Langkah Strategis FEBI UIN Surakarta Menuju Prodi Doktoral Ekonomi

Sukoharjo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menyepakati rencana pembukaan Program Studi S3 Ekonomi Syariah pada Selasa, 7 April 2026. Keputusan besar ini diambil melalui Focus Group Discussion (FGD) intensif yang melibatkan seluruh jajaran pengelola prodi dan dosen ahli. Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan publik terhadap pendidikan tinggi yang lebih fokus pada pengembangan teori ekonomi syariah. Oleh karena itu, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualifikasi doktor telah dipetakan secara matang untuk mendukung operasional program. Melalui inisiatif ini, institusi berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem akademik di Indonesia. Anda tentu bisa membayangkan betapa krusialnya kehadiran pakar-pakar baru dalam memperkuat identitas ekonomi Islam di masa depan.

Persiapan Matang Program Doktoral Ekonomi

Rencana pembukaan program Doktoral Ekonomi ini juga didukung oleh infrastruktur dan sarana prasarana yang sedang terus disempurnakan. Berbagai masukan strategis muncul dari para profesor mengenai penentuan konsentrasi studi, seperti industri halal dan kebijakan publik syariah. Hal ini dilakukan agar lulusan nantinya memiliki daya saing yang kuat saat berhadapan dengan alumni perguruan tinggi umum lainnya. “Program doktor ini harus berorientasi pada pengembangan teori sekaligus menjawab tantangan industri halal global,” ungkap Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.S.i. Sejalan dengan hal tersebut, kunjungan langsung atau benchmarking ke kampus-kampus besar seperti UNS dan UII segera direncanakan. Strategi ini diambil untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun nantinya benar-benar memiliki keunggulan kompetitif yang berbeda.

Sinergi Akademik dalam Doktoral Ekonomi Syariah

Selanjutnya, distribusi dosen dan keberlanjutan proses pembelajaran menjadi aspek teknis yang sangat diperhatikan dalam diskusi tersebut. Kerja sama kolektif dari seluruh pelayan akademik fakultas sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi besar ini secara konsisten. Di sisi lain, potensi pasar yang besar dari lulusan magister menunjukkan bahwa minat melanjutkan studi ke jenjang S3 semakin meningkat. Akhirnya, seluruh rangkaian acara FGD ditutup secara resmi oleh Dr. Arif Muanas, M.Si. pada pukul 16.00 WIB dengan rasa optimisme yang tinggi. Kemudian, draf usulan program studi akan segera diajukan ke Kementerian Agama guna mendapatkan legalitas formal operasional. Harapannya, program Doktoral Ekonomi ini mampu melahirkan inovator-inovator handal yang mampu membawa ekonomi syariah Indonesia ke kancah internasional.

Tags: No tags

Comments are closed.