FEBI Bedah PTKIN dan Upaya Membangun Jejaring Industrial Baik Nasional maupun Internasional

Hadirkan Prof. Nizar Ali, FEBI Bedah PTKIN dan Upaya Membangun Jejaring Industrial Baik Nasional maupun Internasional

SURAKARTA, 5 Mei 2026Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta secara proaktif memperkuat daya saing lulusan melalui penyelenggaraan public lecture bertajuk pengembangan konektivitas global. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Nizar Ali, MA. dari UIN Walisongo Semarang. Agenda ini secara khusus menyoroti urgensi PTKIN dan upaya membangun jejaring industrial baik nasional maupun internasional untuk menghadapi persaingan pasar kerja yang semakin kompetitif. Melalui langkah strategis ini, civitas akademika FEBI diajak untuk melihat peluang emas dalam skema joint research, student exchange, hingga magang di perusahaan multinasional. Pentingnya sinergi ini dilakukan guna memastikan bahwa kurikulum akademik tetap relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Informasi ini diharapkan mampu memicu semangat mahasiswa untuk menjadi pemain kunci di kancah dunia.

Urgensi PTKIN dan Upaya Membangun Jejaring Industrial Baik Nasional maupun Internasional

Jejaring yang kuat dipercaya mampu meningkatkan employability atau keterserapan kerja lulusan secara signifikan di berbagai sektor industri. Selain itu, kolaborasi global memungkinkan institusi untuk mengakses teknologi terbaru serta inovasi riset terapan yang mendunia. Tantangan berupa perbedaan budaya dan regulasi internasional dapat diatasi dengan melibatkan diaspora serta memperkuat tim khusus kerjasama. Menariknya, sinkronisasi kurikulum berbasis industri menjadi salah satu syarat mutlak agar lulusan kita tidak hanya jago di kandang sendiri. Oleh karena itu, FEBI terus berkomitmen untuk membuka pintu kemitraan dengan perusahaan global seperti Toyota hingga entitas perbankan syariah nasional.

Narasumber utama, Prof. Dr. H. Nizar Ali, MA, menekankan bahwa kemitraan strategis harus memberikan dampak nyata bagi seluruh civitas akademika. Beliau menegaskan, “PTKIN dan upaya membangun jejaring industrial baik nasional maupun internasional adalah kunci untuk meningkatkan daya saing di pasar global”. Selanjutnya, universitas didorong untuk tidak sekadar menandatangani MoU umum, melainkan menawarkan program konkret yang saling menguntungkan. Di samping itu, penguatan reputasi internasional harus didukung dengan publikasi di jurnal bereputasi serta akreditasi global. Dengan demikian, kredibilitas institusi akan terbangun secara otomatis di mata mitra luar negeri.

Langkah Nyata Memperkuat Koneksi Industri

Strategi praktis yang dapat dilakukan dimulai dari penguatan profil institusi dalam bahasa Inggris serta pemanfaatan platform profesional seperti LinkedIn. Kemudian, program short course dan summer school diusulkan menjadi jembatan awal untuk membangun relasi yang lebih permanen dengan universitas mitra. Hal tersebut dirancang agar mahasiswa mendapatkan pengalaman lintas budaya yang sangat berharga bagi pengembangan diri mereka. Perlu diketahui bahwa respon cepat dan komunikasi profesional adalah kunci sukses dalam menjaga kepercayaan para investor pendidikan dunia. Tentunya, keberhasilan ini sangat bergantung pada konsistensi tindak lanjut dari setiap kesepakatan yang telah dibuat.

Tags: No tags

Comments are closed.