Akuntansi Syariah FEBI Sukses Bangun Jembatan Karir

Gebrakan Akuntansi Syariah FEBI Bangun Jembatan Karir

SUKOHARJO – Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Industrial Engagement pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Kegiatan ini berlangsung di Aula gedung F lantai 1 FEBI. Acara penting tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Dekanat FEBI, Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum akademik dengan kebutuhan riil dunia kerja agar keterampilan lulusan benar-benar relevan dengan dinamika industri syariah saat ini, sehingga mereka dapat langsung terserap oleh pasar dan tidak menambah angka pengangguran.

Sinergi Strategis Lewat Industrial Engagement

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah diskusi komprehensif mengenai keterlibatan dunia industri dalam proses pendidikan mahasiswa. Oleh karena itu, kehadiran para mitra sangat krusial dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) juga menjadi agenda utama dalam pertemuan ini. Dokumen legal formal tersebut ditandatangani langsung oleh pihak fakultas bersama para pimpinan mitra industri yang hadir. Selanjutnya, kolaborasi nyata akan segera diwujudkan demi meningkatkan kualitas lulusan yang siap kerja.

“Langkah ini merupakan bentuk legalitas formal dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Melalui PKS ini, program magang satu semester, riset kolaboratif, dan praktisi mengajar memiliki payung hukum yang kuat,” tegas perwakilan pihak Dekanat FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Payung Hukum Kuat untuk Program Magang

Berbagai program penguatan akademik telah disepakati untuk berjalan selama enam bulan ke depan. Kerja sama ini mencakup program magang satu semester, riset kolaboratif, hingga program praktisi mengajar di kelas. Dengan demikian, para mahasiswa dipastikan mendapatkan pengalaman langsung yang sangat berharga dari para ahli di bidangnya. Implementasi kurikulum berbasis industri ini diharapkan dapat memperpendek jarak antara teori akademik dan praktik di lapangan.

Dukungan Penuh dari Tujuh Mitra Industri

Sejumlah perusahaan besar dan kantor akuntan publik turut hadir memberikan dukungan penuh dalam acara ini. Di antaranya adalah PT BULOG, KAP Wartono, TASPEN, TASPEN LIFE, PT Sinergi Colomadu, KAP Naufal Widita Jati, dan PT Jasa Raharja. Keterlibatan aktif dari tujuh mitra ini menegaskan komitmen kuat FEBI dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. Akhirnya, komitmen bersama ini menjadi modal utama dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Tags: No tags

Comments are closed.