SALATIGA – Komitmen nyata dalam memperluas jejaring akademik terus diperkuat oleh FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Pihak fakultas resmi melaksanakan kunjungan kelembagaan ke Masjid Klenteng dan Pondok Pesantren Annashiiha Salatiga. Langkah strategis ini dilakukan untuk menginisiasi kerja sama dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pesantren entrepreneurship. Dalam momentum tersebut, penandatanganan MoA dilakukan langsung oleh Dekan FEBI dan pimpinan pesantren. Kehadiran rombongan kampus pun disambut dengan sangat hangat oleh keluarga besar pondok pesantren.
Oleh karena itu, kolaborasi ini dirancang untuk membawa dampak nyata bagi kemajuan fakultas. Prof. Dr. Rahmawan Arifin selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said menegaskan pentingnya aksi nyata. “Nota kesepahaman (MoU) yang akan disepakati harus benar-benar direalisasikan secara konkret, bukan sekadar di atas kertas,” tegasnya penuh optimisme. Ke depan, pimpinan ponpes juga siap menjadi mentor entrepreneurship bagi civitas akademika FEBI.
Menilik Sukses Bisnis dan Kerja Sama Pesantren
Pondok pesantren Annashiiha berhasil memberikan pendidikan entrepreneurship yang nyata bagi para santri. Berbagai unit usaha produktif dikembangkan mulai dari warung sayuran, toko ATK, rumah makan, hingga bisnis perumahan. Saat ini, terdapat 13 mahasiswa pilihan yang dipercaya penuh untuk memegang unit usaha pondok tersebut. Sebagai contoh, unit usaha warung sayuran saja mampu menghasilkan omset sekitar Rp5.000.000,- per bulan. Pendapatan dari usaha ini sekaligus digunakan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka.
Inovasi Baru Pendampingan Masyarakat
Selanjutnya, program kerja sama ini akan melahirkan kelas khusus berupa program pendampingan yang menyasar panti asuhan. Pelatihan bisnis online juga segera dibuka untuk memperluas jangkauan pasar produk santri. Tak kalah menarik, program tahunan khusus disusun untuk mencari calon santri yang punya semangat tinggi. Santri pilihan tersebut nantinya akan dikuliahkan secara gratis melalui program beasiswa penuh pondok. Kita tentu berharap inovasi sosial ini dapat memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
Penguatan Akademi Entrepreneur FEBI
Sementara itu, FEBI UIN Raden Mas Said juga telah menyiapkan rencana pengembangan internal yang matang. Pendampingan ke pesantren di sekitar kampus segera dioptimalkan dengan menerjunkan SDM dosen dan tendik. Tidak hanya itu, penyewaan ruko akan dilakukan untuk pengembangan akademi entrepreneur berbasis pondok pesantren. Tempat tersebut nantinya difungsikan sebagai pusat pameran, kegiatan PIBMA, hingga pusat pelatihan kewirausahaan. Melalui kerja sama ini, FEBI UIN Raden Mas Said terus melangkah pasti memperkuat ekonomi syariah.


