FEBI UIN Raden Mas Said Gagas Social Impact Nyata

Bukan Sekadar Teori, FEBI UIN Surakarta Gagas Social Impact Nyata

BANDUNGANFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat luas. Melalui Workshop Management Development Batch 3, kampus merumuskan rencana aksi strategis berbasis social impact di Hotel Wahid Bandungan, Kamis (21/5/2026). Langkah ini diambil untuk merespons regulasi Kemenristekdikti serta Kemenag berdampak mengenai kontribusi nyata perguruan tinggi. Seluruh tenaga kependidikan dilibatkan aktif untuk menyusun program pemberdayaan ekonomi dan sosial yang berdampak langsung. Agenda ini menegaskan bahwa pengabdian masyarakat bukan lagi sekadar formalitas akademik semata.

Komitmen FEBI dalam Menggagas Social Impact

Fakultas merumuskan framework komprehensif untuk memetakan program lima tahun ke depan melalui observasi kebutuhan riil masyarakat. Perencanaan ini ditargetkan secara spesifik dan realistis demi menyentuh berbagai klaster dampak sosial yang tepat sasaran. Wakil Dekan 3 FEBI, Dr. Ika Yoga, menyatakan bahwa kontribusi kampus harus melampaui batas ruang kelas akademik. “Kita semua diundang untuk mengambil peran aktif dalam menggerakkan perubahan sosial di lingkungan sekitar,” ujar Dr. Ika Yoga. Gerakan ini dirancang agar masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran serta manfaat nyata dari civitas akademika FEBI.

Model Rencana Kerja Staf yang Kreatif

Rencana aksi social impact ini secara cerdas dibagi ke dalam program berbasis anggaran maupun gerakan bebas anggaran. Model taktis non-anggaran sengaja dipilih agar komitmen sosial tetap berjalan optimal tanpa membebani keuangan internal fakultas. Beberapa draf usulan kreatif dari staf FEBI mencakup bidang literasi keuangan, aksi lingkungan, hingga digitalisasi UMKM. Program kolaboratif ini menjadi bukti bahwa keterbatasan dana tidak menjadi penghalang untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat.

Sinergi Berkelanjutan Bersama Masyarakat

Selanjutnya, pendampingan terhadap UMKM lokal dan sektor cagar budaya juga terus diperkuat melalui skala program yang besar. Katalog produk digital dan pelatihan pemasaran intensif dipersiapkan dengan matang untuk mendongkrak daya saing ekonomi warga. Standardisasi laporan dan sistem evaluasi berkala diterapkan secara ketat guna menjamin transparansi serta keberlanjutan program. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara pihak kampus dan publik menjadi kunci utama keberhasilan gerakan. Keterlibatan masyarakat tentu akan mempercepat terwujudnya tatanan sosial ekonomi yang lebih baik.

Tags: No tags

Comments are closed.