KARANGANYAR – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi mengemban amanah besar demi kemajuan institusi. Berdasarkan Surat Rektor Nomor B-2932/Un.20/B.II/6/2026, FEBI telah ditunjuk menjadi unit kerja Pilot Project Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2027. Penetapan ini diserahkan langsung oleh Kepala Biro AUPK, Dr. Musta’in Ahmad, sebagai langkah awal akselerasi reformasi birokrasi di kampus. Penyerahan surat ini dilaksankan di Ngargoyoso, Karanganyar pada hari Kamis, 4 Juni 2026. Seluruh civitas akademika kini diajak untuk terlibat aktif mendukung program strategis nasional ini.
Komitmen Bersama dalam Pilot Project Pembangunan Zona Integritas
Amanah ini disambut baik oleh internal fakultas sebagai peluang emas untuk meningkatkan mutu layanan publik. Dalam sambutannya, Dr. Musta’in Ahmad menyampaikan apresiasi mendalam kepada FEBI yang siap menjadi motor penggerak perubahan. Perubahan pola pikir (mindset) aparatur sipil negara ditegaskan oleh beliau harus dimulai dari meja kerja masing-masing individu. Oleh karena itu, sinergi yang solid dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa sangat dibutuhkan.
Dampak Positif Layanan Digital bagi Mahasiswa dan Masyarakat
“Kita tidak boleh menolak birokrasi, melainkan harus mewujudkan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.” ujar Dr. Musta’in Ahmad.
Selanjutnya, orientasi utama dari reformasi ini diarahkan sepenuhnya pada kemudahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada sektor umum, program pendampingan UMKM yang selama ini berjalan akan terus dioptimalkan oleh pihak fakultas. Sementara itu, pelayanan khusus mahasiswa ditingkatkan melalui penyediaan fasilitas kelas digital yang modern dan efisien. Melalui inovasi digital tersebut, urusan administrasi mahasiswa dan tenaga kependidikan dapat dipermudah secara signifikan. Pada akhirnya, standar pelayanan yang berintegritas, prima, dan profesional siap dihadirkan di setiap lini.


