SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali membuat gebrakan strategis. Agenda kurasi pusat studi hari kedua sukses dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Juni 2026 di Ruang Aula FEBI. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dan dosen FEBI ini berjalandengan hangat dan penuh dengan diskusi konstruktif. Acara ini dirancang untuk memetakan potensi riset secara mendalam dan komprehensif. Melalui kegiatan ini, keterlibatan publik secara tidak langsung ikut mendukung kemajuan ekosistem akademik nasional. Sinergi ini diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat luas.
Evaluasi Mendalam Berbasis Brainstorming Intensif
Agenda penting tersebut diawali dengan paparan urgensi pelaksanaan kurasi oleh pimpinan fakultas. Selanjutnya, seluruh pengelola pusat studi diarahkan untuk melakukan brainstorming secara mendalam. Pengolahan data lama dan pemetaan aspek baru dibahas secara detail. Pusat studi kemudian dibagi ke dalam tiga kluster ruang rapat yang berbeda. Pemisahan ini dilakukan agar fokus pembahasan evaluasi masa depan dapat dirumuskan secara tajam.
“Kurasi ini adalah komitmen nyata kami untuk memastikan bahwa setiap pusat studi di FEBI tidak hanya produktif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman,” tegas Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, S.E., M.Si., saat memberikan sambutan.
Rencana Aksi Kolaborasi Strategis Masa Depan
Setelah istirahat, diskusi dilanjutkan dengan merumuskan rencana aksi kolaborasi yang konkret. Hal-hal penting terkait tindak lanjut program kerja disepakati oleh seluruh peserta. Hasil kurasi ini diproyeksikan akan menjadi kompas baru bagi arah penelitian fakultas. Oleh karena itu, inovasi yang lahir dari sini dipastikan mengalir langsung ke masyarakat.
Pada akhirnya, seluruh rangkaian acara resmi ditutup oleh MC dan panitia dengan optimisme tinggi. Implementasi hasil perumusan akan segera dijalankan oleh seluruh pengelola sektor terkait. Langkah nyata ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi nyata kampus di tingkat nasional.


