Visiting Lecturer di STAI Denpasar Strategi Publikasi Berbasis Riset Payung

Dorong Publikasi Bereputasi Internasional, Dosen FEBI UIN Surakarta Berbagi Strategi Riset Payung

Denpasar, 15 Juli 2026 – Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan visiting lecture di STAI Denpasar. Dr. Frank Aligarh, M.Sc. dan Supriyanto, M.Ud. hadir sebagai narasumber. Mereka mengangkat tema “Strategi Publikasi Berbasis Riset Payung.” Acara ini diikuti dengan antusias oleh para dosen STAI Denpasar. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas penelitian dan publikasi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring akademik antarinstitusi.

Membangun Ekosistem dengan Riset Payung

Pada sesi pertama, Dr. Frank memaparkan strategi riset payung. Pendekatan ini membangun ekosistem penelitian yang terarah dan kolaboratif. Satu tema besar riset bisa dipecah menjadi beberapa topik terintegrasi. Hasilnya adalah luaran publikasi yang sistematis dan berkualitas tinggi.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya pembagian peran tim. Ia menyarankan standar Contributor Roles Taxonomy (CRediT). Standar ini sering dipakai pada jurnal internasional bereputasi. Setiap penulis harus memiliki porsi kontribusi yang jelas. Peran ini mencakup konseptualisasi, metodologi, analisis data, hingga penyuntingan tulisan. Pembagian terstruktur ini membuat kolaborasi berjalan jauh lebih efektif. Dosen dan mahasiswa pun bisa berkontribusi maksimal sesuai kompetensi masing-masing.

Pentingnya Pendampingan dan Kolaborasi

Melanjutkan pemaparan materi, Supriyanto, M.Ud. menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan. Penulisan artikel ilmiah membutuhkan proses yang cukup panjang. Proses ini meliputi penyusunan manuskrip hingga revisi dari reviewer. Menurutnya, kualitas penelitian bukan satu-satunya penentu keberhasilan publikasi internasional. Konsistensi pendampingan akademik memegang peranan yang sama besarnya.

Sebagai contoh nyata, Dr. Frank membagikan praktik baiknya. Ia sukses mendampingi mahasiswa S1 Akuntansi Syariah. Hasilnya, dua artikel mahasiswa tersebut berstatus accepted di jurnal internasional. Publikasi bergengsi ini diterbitkan oleh Emerald Publishing dan Taylor & Francis. Kuncinya murni pada perencanaan matang dan peran tim yang jelas. Mahasiswa sarjana pun berpeluang besar menembus jurnal bereputasi internasional.

Tindak Lanjut Kolaborasi Akademik

Kegiatan visiting lecture ini berjalan dengan sangat interaktif. Peserta antusias berdiskusi soal manuskrip dan proses peer review. Antusiasme ini mencerminkan komitmen dosen dalam meningkatkan luaran riset.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat menjalin kerja sama strategis. Bentuknya meliputi diskusi daring berkala dan pendampingan manuskrip. Mereka juga merencanakan riset kolaboratif dan publikasi bersama ke depannya. Lebih dari itu, STAI Denpasar dijajaki menjadi co-host ICIES Surakarta mendatang.

Langkah ini sejalan dengan visi Prof. Rahmawan Arifin. Selaku Dekan FEBI UIN Surakarta, ia sangat mendukung perluasan jejaring antarkampus. Ke depannya, sinergi ini diharapkan melahirkan banyak kelompok riset produktif. Harapannya, kedua institusi dapat memberi kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan global.

Tags: No tags

Comments are closed.