SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Career Development Program (CDP) ke-62. Acara ini berlangsung di Aula SBSN Lantai 1 pada Rabu, 22 Juli 2026. Pertemuan penting ini dihadiri oleh para calon wisudawan serta jajaran pimpinan fakultas. Pada kesempatan berharga ini, wujud kebersamaan diperkuat melalui penyerahan hibah alumni. Momen ini menandai babak baru sinergi lulusan dan almamater.
Komitmen FEBI dan Peran Hibah Alumni
Penyerahan dukungan dari wisudawan dilakukan secara simbolis kepada jajaran pimpinan. Bantuan ini mencakup dana segar Rp31.500.000 dan lima buah buku referensi. Langkah nyata tersebut disambut hangat oleh segenap jajaran pimpinan fakultas. “Sinergi ini membuktikan bahwa kepedulian alumni selalu menjadi pilar kemajuan kampus,” tegas dekan FEBI, Prof. Rahmawan Arifin. Kepedulian ini menunjukkan ikatan emosional yang tetap kuat.
Inovasi Presensi Biometrik Wajah Kontak Minimal
Selain itu, dana hibah angkatan 62 tersebut dialokasikan untuk pembuatan sistem presensi biometrik wajah. Teknologi modern ini bekerja memindai titik karakteristik wajah pengguna secara presisi. Oleh karena itu, verifikasi kehadiran mahasiswa dapat diproses dengan cepat dan praktis. Sistem bebas sentuhan ini dinilai higienis untuk menjaga kesehatan lingkungan kampus. Inovasi ini menghadirkan efisiensi tinggi pada tata kelola absensi harian.
Dukungan Nyata untuk Kemajuan Kampus
Sementara itu, penerapan presensi wajah disiapkan untuk mencegah praktik titip absen. Keandalan sistem ini akan meningkatkan kedisiplinan seluruh civitas akademika di kampus. Dengan demikian, kualitas layanan akademik fakultas dapat ditingkatkan secara konsisten. Modernisasi fasilitas ini mempertegas komitmen FEBI menuju tata kelola digital. Langkah ini juga mendukung terciptanya ekosistem belajar yang adil.
Selanjutnya, keterlibatan aktif para calon wisudawan ini memberi teladan yang baik. Langkah kolaboratif tersebut menjadi bukti nyata keberlanjutan manfaat hibah alumni. Dampak positif dari inovasi ini akan dirasakan langsung oleh adik tingkat. Seluruh civitas akademika diajak untuk terus menjaga semangat gotong royong ini. Kebanggaan terhadap almamater pun makin bertumbuh di dalam dada.


