SKRIPSI PBS
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BAITUL MAL WATTAMWIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi pada KSPPS BMT Tumang Delanggu)
Manajemen risiko operasional merupakan sebuah konsep dan prinsip
pengelolaan risiko operasional dengan langkah melakukan identifikasi,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko operasional dimana risiko
tersebut adalah kerugian keuangan yang dikibatkan dari gagalnya tahapan internal
perusahaa, tenaga, sistem, yang diakibatkan peristiwa eksternal perusahaan serta
seba penyimpangan kebijakan maupun hukum yang diberlakukan khususnya
dimasa pandemi Covid-19. Menurut hal itu maka penelitian ini bertujuan untuk
bagaiaman beberapa risiko operasional yang ada di lembaga KSPPS BMT Tumang
Delanggu pada masa pandemi COVID-19, dan bagaimana pihak lembaga KSPPS
BMT Tumang Delanggu dalam menghadapi risiko operasional pada masa pandemi
COVID-19.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh karyawan dan anggota
BMT Tumang Delanggu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling, yaitu manager, staff admin dan anggota 5 UMKM BMT
Tumang Delanggu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,
observasi, dokumentasi dan trianggulasi dengan analisis data menggunakan
pendekatan Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pertama, risiko-risiko operasional
yang terjadi pada masa pandemi COVID-19 yaitu mengenai masalah pengendalian
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem teknologi informasi dan faktor
eksternal. Kedua, KSPPS BMT Tumang Delanggu dalam menghadapi risiko
operasional yang terjadi pada masa pandemi itu berbeda-beda tergantung risiko
operasional yang dihadapi itu seperti apa.
Kata Kunci : Manajemen Risiko Operasional, COVID-19, BMT
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain