MANAJEMEN
MENGGUGAT MANAJEMEN (BARAT)
Di masa lalu,penjajahan (kolonialisasi) bangsa-bangsa Barat terhadap bangsa Timur di benua Asia dan Afrika,telah membuat bangsa-bangsa yang menderita selama ratusan tahun. Setelah lebih lima puluh tahun bangsa-bangsa di Asia dan Afrika merdeka dari penjajahan Barat,kondisi masyarakatnya belum menjadi lebih baik. Hal ini disebabkan karena sekalipun secara politi sudah merdeka,tetapi penjajahan terselubung di bidang-bidang lain masih berlangsung seperti bidang ekonomi,pendidikan,budaya dan lain-lainya. Kolonialisasi di bidang sain dan teknologi menyebabkan bangsa-bangsa timur menjadi sangat tergantung dengan bangsa-bangsa Barat.
Para guru besar dan para dosen dengan seenaknya mengambil begitu saja (taken for granted) pengertian manajemen yang ada dalam buku-buku di perguruan tinggi maupun jurnal-jurnal akademis yang ditulis oleh para pakar manajemen dari Barat. Padahal sebagaimana dinyatakan oleh Peter Drucker (1977) bahwa manajemen merupakan fungsi sosial yang tertanam dalam tradisi,nilai-nilai,kebiasaan,kepercayaan dan dalam sistem pemerintahan serta politik. Manajemen dibentuk oleh kebudayaan,dan sebaliknya manajemen dan para manajer membentuk kebudayaan dan masyarakat. Dengan demikian,walaupun manajemen merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang terorganisasi,manajemen tetap merupakan kebudayaan. Manajemen bukan ilmu yang bebas nilai.
Para ahli sain manajemen Barat telah berhasil menanamkan dlam pikiran banyak orang di negara berkembang bahwa untuk dapat maju berarti harus mengikuti cara berfikir dan bertindak serta gaya hidup orang Barat. Para sarjana terdidik dibina untuk menjaga dan mempertahankan sistem pengetahuan yang dikembangkan oleh para ahli barat. Hegemoni pengetahuan Barat terlihat jelas ketika golongan yang terdidik di negara berkembang seperti indonesia dengan setia dan tanpa sadar menyebarluaskan dan membela nilai-nilai barat seperti terkandung dalam manajemen barat: kapitalisme,rasionalisme,humanisme,materialisme,efisiensi,orientasi profit,privatisasi,kebebasan bersaing,creative destruction,keunggulan bersaing,dan pemisahan antara sain manajemen dengan agama (sekularisme).
Bila pembaca ingin memahami mengenai penjajahan (kolonialisasi) di bidang sain manajemen,dan ingin mengetahui dan memahami pandangan dunia Barat (Western WorldView) yang melandasi sain manajemen Barat,maka memiliki dan membaca buku ini adalah keputusan yang tepat.
| FEBI0970 | 658.84/MAS/M C.1 | My Library | Tersedia |
| FEBI0971 | 658.84/MAS/M C.2 | My Library | Tersedia |
| FEBI0972 | 658.84/MAS/M C.3 | My Library | Tersedia |
| FEBI0973 | 658.84/MAS/M C.4 | My Library | Tersedia |
| FEBI0974 | 658.84/MAS/M C.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain