140 Sivitas Akademika FEBI UIN Surakarta Sepakati Deklarasi Ngargoyoso

140 Sivitas Akademika FEBI UIN Surakarta Sepakati Deklarasi Ngargoyoso

KARANGANYAR — Sebuah momentum bersejarah baru saja diukir oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Sebanyak 140 sivitas akademika berkumpul di Ngargoyoso, Karanganyar pada Kamis, 4 Juni 2026. Mereka secara resmi menandatangani Deklarasi Ngargoyoso dalam agenda Academic Retreat. Komitmen bersama ini diambil untuk membawa perubahan besar pada sistem pendidikan dan tata kelola kampus. Fakultas berharap langkah ini akan melahirkan generasi lulusan yang jauh lebih kompeten.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons nyata terhadap tuntutan dunia kerja global saat ini. Oleh karena itu, sistem pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE) akan diterapkan secara penuh di seluruh program studi. Melalui sistem ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas saja. Struktur kurikulum akan dirancang agar mahasiswa dapat langsung menguasai keterampilan praktis yang dibutuhkan industri. Pendidikan yang berkualitas dan relevan kini menjadi fokus utama yang terus diupayakan oleh pihak dekanat.

Transformasi Pendidikan Melalui Deklarasi Ngargoyoso

Selain reformasi kurikulum, tata kelola organisasi yang bersih juga menjadi poin krusial dalam agenda ini. Roda organisasi FEBI kini resmi dijalankan menuju Pembangunan Zona Integritas (ZI). Kampus ini juga ditargetkan menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Transformasi ini dilakukan demi menciptakan lingkungan akademik yang transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk penyelewengan. Dengan demikian, kenyamanan dan hak-hak akademis mahasiswa akan selalu menjadi prioritas utama.

“Deklarasi Ngargoyoso ini adalah manifestasi nyata dari semangat kolektif kami untuk bertransformasi,” ujar perwakilan pimpinan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. “Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan yang cerdas secara akademik. Lebih dari itu, kami berkomitmen melahirkan generasi yang berintegritas tinggi melalui sistem OBE dan ZI-WBK.”

Selanjutnya, penandatanganan komitmen ini diharapkan dapat segera diikuti dengan aksi nyata di lapangan. Seluruh dosen dan tenaga kependidikan secara bertahap akan mengimplementasikan poin-poin kesepakatan tersebut. Dukungan dari masyarakat dan mahasiswa tentu sangat dibutuhkan agar visi besar ini dapat berjalan dengan lancar. Pada akhirnya, gerakan ini akan membawa FEBI UIN Surakarta menjadi rujukan kampus Islam yang unggul dan berintegritas.

Tags: No tags

Comments are closed.