scopus

Akselerasi Riset Global, FEBI Bedah Strategi Indeksasi Scopus di Magelang

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said terus memacu kualitas publikasi ilmiah internasional. Dalam rangkaian RAKER di Magelang, materi khusus mengenai indeksasi paper konferensi ke Scopus dipaparkan dengan mendalam. Agenda ini menghadirkan Zulfikar Bagus Pambuko dari Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai narasumber utama. Sesi produktif ini dipandu oleh Bapak Suprayitno sebagai moderator bagi seluruh peserta yang hadir.

Langkah ini diambil guna menyukseskan gelaran International Conference on Islamic Economics and Studies (ICIES) ke-6. Melalui pemaparan tersebut, audiens diajak memahami cara agar paper konferensi dapat menembus indeksasi global. Pentingnya integrasi ilmu ditekankan agar judul penelitian tidak ditolak oleh pihak penyedia indeksasi. Fokus utama tetap diarahkan pada penguatan kapasitas akademik dosen dan dukungan dari tim Tendik.

Opsi Publikasi dan Kerja Sama Penerbit Internasional

Narasumber menjelaskan terdapat tiga opsi utama untuk meraih indeksasi Scopus melalui jalur konferensi ilmiah. Opsi tersebut meliputi publikasi mandiri, kerja sama jurnal, hingga kolaborasi dengan penerbit prosiding internasional. Opsi kerja sama penerbit dinilai paling memungkinkan untuk diambil dalam jangka waktu pendek. Strategi ini telah terbukti sukses diterapkan oleh berbagai institusi besar di Indonesia.

“Hanya judul, abstrak, dan referensi yang dilihat secara ketat oleh reviewer untuk memastikan kesesuaian scope,” ujar Zulfikar. Beliau menambahkan bahwa pemilihan platform seperti E3S Web of Conferences memberikan keuntungan promosi yang besar. Meskipun demikian, syarat sitasi dari paper penerbit terkait tetap harus dipenuhi oleh para penulis. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan keterkaitan data ilmiah dalam komunitas riset global.

Manajemen Biaya dan Teknis Pengiriman Paper

Selanjutnya, aspek biaya publikasi turut menjadi pembahasan hangat di antara para pimpinan program studi. Biaya kerja sama dengan E3S diestimasikan mencapai 500 poundsterling di luar biaya per paper. Setiap naskah yang dikirimkan dikenakan biaya tambahan sekitar 47 poundsterling atau setara 800 ribu rupiah. Masa tunggu peninjauan oleh pihak penerbit internasional ini tergolong singkat, yakni sekitar tiga minggu.

Transisi menuju standar internasional menuntut setiap prodi untuk berkontribusi mengirimkan tulisan terbaik mereka. Wakil Dekan 2, Ibu Indah, meminta agar target jumlah tulisan dimasukkan ke rencana kerja prodi. Partisipasi aktif dari seluruh dosen dan Tendik diharapkan mampu meningkatkan daya saing lembaga. Dukungan penuh secara manajerial akan diberikan guna memfasilitasi setiap penelitian yang memiliki potensi publikasi internasional.

Inovasi Judul dan Tantangan Integrasi Ilmu

Salah satu tantangan besar adalah adanya potensi penolakan judul yang dianggap terlalu spesifik ke arah agama. Narasumber menyarankan agar judul penelitian diperkuat dengan unsur integrasi ilmu ekonomi yang lebih luas. Hal ini dilakukan agar naskah dapat diterima oleh cakupan bidang social sciences dan economics. Dengan demikian, peluang paper untuk terbit di prosiding terindeks Scopus akan menjadi jauh lebih tinggi.

Akhirnya, semangat kolaborasi riset ini diharapkan mampu membawa FEBI menuju peringkat internasional yang lebih unggul. Setiap unit kerja diminta untuk segera memfinalisasi draf penelitian yang akan dipresentasikan pada ICIES. Melalui persiapan matang, FEBI optimis mampu melampaui target partisipasi peserta dari dalam maupun luar negeri. Mari bersama dukung transformasi riset FEBI menuju pusat keunggulan ekonomi Islam dunia.

Tags: No tags

Comments are closed.