SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan pertemuan penting pada Rabu (8/7). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan dengan dihadiri oleh jajaran dekanat serta pengelola laboratorium. Manajemen melaksanakan exit meeting JUFE FEBI sebagai bentuk pertanggungjawaban kepengurusan periode lama kepada pengurus baru. Acara ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi seluruh performa bisnis dan pengelolaan laboratorium mahasiswa. Agenda tersebut membuktikan komitmen kuat pihak fakultas dalam menjaga tata kelola yang bersih.
Selanjutnya, rapat ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Rahmawan Arifin, yang menegaskan pentingnya akuntabilitas. Agenda utama yang dibahas meliputi penyerahan laporan keuangan serta berita acara serah terima unit. Tidak hanya itu, laporan stock opname mengenai barang persediaan dan aset kafe juga diperiksa secara detail. Oleh karena itu, semua transaksi kas baik tunai maupun nontunai lewat QRIS dicatat dengan sangat rapi. Langkah strategis ini diambil agar proses transisi manajemen laboratorium berjalan tanpa hambatan.
Penguatan Tata Kelola Melalui Exit Meeting JUFE FEBI
“Kami berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang tinggi pada setiap unit laboratorium,” ujar Prof. Rahmawan Arifin. Ungkapan langsung dari Dekan tersebut menegaskan bahwa kafe ini bukan sekadar tempat bisnis komersial semata. Berita acara serah terima unit disahkan secara resmi dalam pertemuan ini demi keberlanjutan program. Selain laporan keuangan, daftar inventaris lama dan baru dipaparkan secara gamblang di hadapan peserta. Di samping itu, evaluasi mendalam terkait kelebihan dan kekurangan operasional kafe turut menjadi catatan penting.
Sementara itu, pihak fakultas juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kapasitas para mahasiswa magang. Reward menarik berupa upgrading materi, ilmu baru, serta kegiatan outbound disiapkan bagi para peserta. Pembagian shift dan jadwal magang baru ikut disusun untuk mengoptimalkan kinerja operasional ke depan. Melalui skema tersebut, keterlibatan aktif mahasiswa dapat diarahkan menuju atmosfer kerja profesional yang nyata. Hasilnya, kualitas lulusan FEBI akan semakin siap bersaing di dunia industri modern.
Evaluasi Total dan Lampiran Stock Opname Kafe
Pada sesi akhir, dilakukan pencocokan fisik terhadap seluruh lampiran stock opname yang tersedia. Dana kas yang dipegang kini telah diserahterimakan secara utuh kepada pengelola laboratorium yang baru. Proses penyerahan aset disaksikan oleh Wakil Dekan serta Kepala Laboratorium, Mohamad Irsyad, M.E. Pengawasan ketat ini dilakukan agar tidak ada selisih data pada persediaan barang. Dengan demikian, pelaksanaan exit meeting JUFE FEBI ini berhasil meletakkan standar baru bagi pengelolaan laboratorium yang profesional.


