Gambar WhatsApp 2025-02-11 pukul 15.57.16_4d76f8c9

FEBI Gelar Evaluasi Pembelajaran Semester Gasal

Surakarta, 11 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pembelajaran Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025 di Aula Pendapi Mangkunegaran FEBI. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen FEBI dan dibuka langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) FEBI yang diketuai oleh Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak., sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik fakultas. FGD ini berfokus pada evaluasi mutu kegiatan akademik selama satu tahun terakhir dengan mengacu pada hasil survei yang telah diisi oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Berbagai aspek pembelajaran menjadi sorotan utama dalam diskusi, termasuk efektivitas metode pengajaran, kendala dalam proses pembelajaran, serta strategi untuk meningkatkan kualitas akademik di masa mendatang. Dengan adanya evaluasi berbasis data, FEBI berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa dan mengoptimalkan peran dosen dalam mendukung pencapaian akademik.

Dekan FEBI menegaskan pentingnya kolaborasi antara dosen dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. “Kami berharap hasil dari FGD ini dapat menjadi pijakan dalam menyusun strategi akademik yang lebih baik untuk semester mendatang,” ujar Prof. Rahmawan.

bumida

Kolaborasi FEBI UIN Surakarta dan Asuransi Bumida: Wujudkan Pendidikan Berbasis Industri

Surakarta, 6 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menjalin kerjasama strategis dengan PT Asuransi Bumida 1967 Surakarta melalui penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilaksanakan pada 6 Februari 2025. Kesepakatan ini mencakup kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Dekan 3 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam sambutannya menyatakan bahwa kerjasama ini adalah bentuk sinergi antara dunia akademik dan industri. “Kami percaya kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun industri, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten,” ungkapnya.

Acara ini juga diisi dengan simbolis penyerahan mahasiswa peserta program On The Job Training: MBKM Kolaboratif Perguruan Tinggi dengan Industri Perbankan dan Keuangan. Mahasiswa yang terpilih akan menjalani pelatihan langsung di PT Asuransi Bumida 1967 Surakarta sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan 3 FEBI, Sekretaris Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Koordinator Program Studi Perbankan Syariah, Kepala Cabang PT Asuransi Bumida 1967 Surakarta, serta mahasiswa peserta program MBKM.

Kepala Cabang PT Asuransi Bumida 1967 Surakarta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha. “Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman praktis yang akan mendukung mahasiswa untuk menjadi tenaga profesional yang siap bersaing di dunia kerja,” tuturnya.

Program MBKM ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus ke dalam dunia industri, sekaligus memperluas wawasan mereka tentang dinamika industri perbankan dan keuangan syariah.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, mendukung visi untuk menciptakan SDM berkualitas yang relevan dengan kebutuhan era global.

mbkms

Kolaborasi FEBI & Jasa Raharja Putera! Mahasiswa Kini Punya Peluang Karier di Industri

Surakarta, 6 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengukuhkan sinergi akademik dengan PT Jasa Raharja Putera Surakarta melalui penandatanganan kesepakatan perjanjian kerjasama, yang dilaksanakan pada 6 februari 2025. Kerjasama ini meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan 3 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi ini. “Kerjasama ini diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.

Acara ini juga diwarnai dengan prosesi simbolis penyerahan mahasiswa yang mengikuti program On The Job Training: MBKM Kolaboratif Perguruan Tinggi dengan Industri Perbankan dan Keuangan. Mahasiswa ini akan menjalani pelatihan langsung di PT Jasa Raharja Putera Surakarta, sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan 3 FEBI, Sekretaris Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Koordinator Program Studi Perbankan Syariah, Marketing Manager PT Jasa Raharja Putera Surakarta, serta mahasiswa peserta MBKM.

Marketing Manager PT Jasa Raharja Putera Surakarta menambahkan, “Kami siap mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pelatihan berbasis praktik langsung di dunia industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era global.”

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan praktis terkait industri perbankan dan keuangan syariah, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan secara langsung di lapangan.

Kerjasama ini menandai komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk terus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, dalam rangka mendukung pembentukan SDM berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Gambar WhatsApp 2025-02-07 pukul 09.22.28_59b307f3

7 Mahasiswa FEBI Unjuk Gigi di Konferensi Internasional! Ada yang Masuk Top 10 Terbaik!

Surakarta, 5 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan prestasi dalam ajang akademik internasional melalui partisipasi aktif dalam International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2025. Konferensi yang berlangsung pada 4-5 Februari 2025 ini mengangkat tema besar tentang peran Artificial Intelligence (AI) dalam studi Islam dan industri halal, dengan menghadirkan pemateri dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, dan Indonesia. Keikutsertaan FEBI dalam konferensi ini menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mengembangkan riset ekonomi Islam di kancah global.

Dalam konferensi tersebut, tujuh mahasiswa FEBI sukses mempresentasikan penelitian mereka di hadapan akademisi internasional. Enam di antaranya berasal dari Program Studi Perbankan Syariah, yakni Sinthia Miftakhul Munir (dibimbing oleh Rizky Nur Ayuningtyas, M.E), Iklilah Egil Mualifah dan Firdaina Nanda Puan Ambawani (dibimbing oleh Rais Sani, M.E.I), serta Muhamad Ilham, Siska Khoirun Nisa’, dan Reny Widia Daradinanti (dibimbing oleh Helmi Haris, M.Si). Dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Kurnia Ali Akbar Perdana tampil sebagai pemakalah dengan bimbingan langsung dari Dr. Ika Yoga, M.M., seorang akademisi yang dikenal luas atas kontribusinya dalam penelitian ekonomi syariah dan bisnis halal.

Keberhasilan Kurnia Ali Akbar Perdana dalam meraih penghargaan Top 10 Best Presenter menjadi pencapaian luar biasa bagi FEBI. Dengan mengangkat penelitian tentang saham syariah, Kurnia, di bawah arahan Dr. Ika Yoga, berhasil menyampaikan perspektif baru dalam pengelolaan investasi berbasis syariah. Dr. Ika Yoga sendiri merupakan dosen yang aktif dalam penelitian dan pengembangan bisnis syariah, dengan berbagai publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya peran dosen pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa menuju prestasi akademik yang lebih tinggi.

Dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam forum akademik internasional seperti ICIMS 2025, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai fakultas yang berorientasi pada pengembangan ilmu ekonomi Islam yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Dekan FEBI menegaskan bahwa kegiatan akademik semacam ini harus terus didorong agar memberikan dampak nyata bagi fakultas, program studi, serta peningkatan kualitas mahasiswa. Ke depan, FEBI berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam penelitian, publikasi ilmiah, serta partisipasi dalam ajang akademik bergengsi di tingkat nasional dan internasional.

Gambar WhatsApp 2025-02-04 pukul 14.19.36_949edabe

FEBI Canangkan ‘Kerja Berdampak’! Ormawa Wajib Inovatif & Berkontribusi Nyata

Sukoharjo, 4 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Rapat Koordinasi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Aula Mangkunegaran. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta perwakilan ketua, sekretaris, dan bendahara dari setiap Ormawa dan Lembaga Semi Otonom (LSO). Dalam sambutannya, Dekan FEBI menekankan pentingnya Kerja Berdampak”, yakni konsep bahwa setiap program yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi fakultas, program studi, dan akreditasi.

Dalam forum ini, setiap Ketua dan Koordinator Ormawa memaparkan rancangan program kerja utama mereka untuk tahun 2025. Dekan FEBI bersama jajaran pimpinan fakultas memberikan koreksi dan evaluasi terhadap program-program yang diajukan. Beliau menyoroti perlunya interkoneksi antarprogram, seperti mengintegrasikan sosialisasi dengan expo atau mengaitkan kegiatan PAKKIS dengan publikasi ilmiah. Selain itu, pengembangan kompetensi life skills mahasiswa menjadi prioritas utama, sehingga repetisi kegiatan yang kurang berdampak harus dikurangi.

FEBI juga menetapkan empat target utama pengembangan mahasiswa:

  1. Penguatan Kompetensi dan Life Skills, seperti pengabdian melalui PKM, pengembangan kerohanian, pelatihan berbasis prodi, serta pencarian bakat di bidang non-ekonomi.
  2. Publikasi Populer, mencakup berita website, podcast, unggahan Instagram & TikTok, serta produksi poster motivasi dan moderasi.
  3. Publikasi Ilmiah & Partisipasi Event, termasuk publikasi jurnal, konferensi ilmiah, dan keikutsertaan dalam ajang nasional & internasional.
  4. Pengembangan Kewirausahaan, melalui lapak inkubator bisnis, bisnis digital, kompetisi business plan, dan inovasi produk.

Menutup rapat koordinasi, Dekan FEBI berpesan agar Ormawa terus meningkatkan eksistensinya dan memberikan kontribusi yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Ormawa bukan hanya wadah kegiatan, tetapi juga katalisator perubahan bagi mahasiswa FEBI. Dengan kerja berdampak, kita semua bisa membawa FEBI ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Gambar WhatsApp 2025-02-04 pukul 11.54.52_5032afa8

Gelar Rapat Koordinasi, Dekan FEBI : Ormawa Adalah Katalisator Kemajuan Mahasiswa

Sukoharjo, 4 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Rapat Koordinasi Program Kerja Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Aula Mangkunegaran. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta perwakilan dari seluruh Ormawa dan LSO, termasuk ketua, sekretaris, dan bendahara masing-masing.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menekankan bahwa forum ini menjadi ajang penting dalam membangun komunikasi dan menyelaraskan pemahaman terkait program kerja mahasiswa. Beliau juga menegaskan peran strategis Ormawa sebagai katalisator gerakan mahasiswa dalam mencapai kemajuan fakultas. “Menghidupkan mimpi itu penting. Ormawa adalah elemen utama yang akan membawa mahasiswa menuju perubahan,” ujarnya.

Beberapa program prioritas yang diutarakan dalam rapat ini meliputi internasionalisasi, moderasi beragama, dan sertifikasi kompetensi. Selain itu, Dekan FEBI juga memaparkan target kinerja 2025, yang selanjutnya dikolaborasikan dengan program kerja utama Ormawa melalui sesi presentasi oleh para ketua dan koordinator.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan program-program Ormawa FEBI dapat berjalan selaras dengan visi fakultas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat.

30766d4c5c3e4fdf9a278a793e8c61f7[1]

FEBI Lepas 70 Mahasiswa ke Industri Perbankan Syariah dalam Program MBKM Kolaboratif

Sukoharjo, 31 Januari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Peserta On The Job Training: MBKM Kolaboratif Perguruan Tinggi dengan Industri Perbankan dan Keuangan Syariah, pada Jumat, 31 Januari 2025, di Aula Gedung A Lantai 2. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan industri sebelum menjalani program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Industri di berbagai perusahaan perbankan dan keuangan syariah.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., secara langsung membuka dan melepas peserta program ini. Dalam sambutannya, ia berpesan kepada mahasiswa agar mampu membangun personal branding dan keunikan mereka masing-masing. “Dunia kerja tidak hanya membutuhkan orang pintar, tetapi juga mereka yang bisa menunjukkan nilai tambah dan keunikannya. Saya harap kalian bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan diri secara maksimal,” ujarnya.

Program MBKM Industri ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Perbankan Syariah yang telah lolos seleksi administrasi, tes pengetahuan, dan tes industri yang diselenggarakan oleh perusahaan mitra. Dari 120 pendaftar, hanya 70 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dan akan ditempatkan di berbagai institusi keuangan syariah, seperti Asuransi Bumida Syariah, Jasa Raharja, Bank Syariah Indonesia (BSI), MEGA Syariah, Bank Muamalat, Panin Dai-ichi Life, BTN Syariah, serta institusi internasional seperti Bank Muamalat Cabang Kuala Lumpur, Koperasi Ibnu Affan Co-Operative Ltd, dan Koperasi Islam Universitas Fatoni, Thailand.

Kegiatan ini menandai komitmen FEBI dalam menjembatani mahasiswa dengan dunia industri, khususnya di sektor keuangan syariah. Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja nyata tetapi juga berkesempatan membangun jejaring profesional yang akan berguna di masa depan. “Kami berharap mahasiswa yang mengikuti MBKM ini dapat menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dalam industri keuangan syariah,” tutup Prof. Rahmawan.

IMG-20250130-WA0021[1]

FEBI UIN Surakarta Canangkan Inkubasi Bisnis Mahasiswa: Dorong Entrepreneur Muda Berbasis Syariah

Sukoharjo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi mencanangkan Program Inkubasi Bisnis Mahasiswa, sebagai upaya mendorong lahirnya wirausahawan muda berbasis syariah. Program ini diperkenalkan dalam Review Konsep Program Inkubasi Bisnis Mahasiswa yang digelar pada Kamis, 30 Januari 2025, di Pendapi Mangkunegaran (Aula Lantai 1). Acara ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, kepala laboratorium, dosen mata kuliah kewirausahaan, dan para konsultan bisnis.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin menekankan pentingnya membangun ekosistem kewirausahaan yang nyata bagi mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori bisnis, tetapi juga harus memiliki pengalaman praktis dalam membangun usaha. Dengan adanya inkubasi bisnis ini, FEBI ingin mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja,” ujarnya. Konsep ini sejalan dengan visi FEBI dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah yang berdaya saing tinggi.

Program inkubasi bisnis ini akan memberikan pendampingan kepada mahasiswa mulai dari tahap ide bisnis, validasi pasar, hingga pengelolaan keuangan berbasis syariah. Selain itu, mahasiswa akan mendapatkan mentoring langsung dari praktisi bisnis dan akademisi, serta peluang untuk mendapatkan akses modal dan jaringan bisnis yang luas. Dengan dukungan penuh dari fakultas dan para ahli, diharapkan program ini dapat melahirkan startup berbasis syariah yang mampu berkembang di pasar global.

Sebagai langkah awal, FEBI akan melakukan seleksi terhadap mahasiswa yang memiliki potensi dan ide bisnis inovatif untuk mengikuti program ini. Inkubasi bisnis ini juga akan terintegrasi dengan mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis dan Kewirausahaan Islam, sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan langsung teori yang mereka pelajari. “Kami optimis bahwa program ini akan menjadi wadah yang efektif dalam menyiapkan mahasiswa sebagai wirausahawan muda yang kompetitif dan berdaya saing global,” tambah Prof. Rahmawan.