WhatsApp Image 2025-09-08 at 10.47.30

BEI Solo Dorong FEBI Dirikan Waqaf Center, Cetak Generasi Literasi Wakaf

Salatiga – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Sinkronisasi Program Bersama Stakeholder di Kota Salatiga, Kamis (4/9/2025). Forum ini dihadiri tim pleno sinkronisasi untuk membahas rencana strategis FEBI tahun 2026.

Diskusi berlangsung hangat dengan fokus pada penyusunan program, penguatan kerja sama, dan peningkatan kontribusi FEBI bagi masyarakat. Semua pihak berharap langkah ini dapat membuat agenda FEBI di tahun depan lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Bapak Wira Adibrata, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jateng II Surakarta. Ia mencanangkan gagasan besar agar FEBI segera membentuk FEBI Dirikan Waqaf Center.

Dibaca juga : Sinkronisasi Program FEBI UIN Surakarta Bersama Stakeholder

FEBI Dirikan Waqaf Center akan menjadi wadah pengelolaan wakaf yang profesional, amanah, dan transparan. Fungsinya antara lain mengelola aset wakaf, memfasilitasi wakif, menyalurkan dana tepat sasaran, serta meningkatkan literasi wakaf di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Program wakaf juga diarahkan pada pembangunan sekolah, rumah sakit, layanan kesehatan, serta dukungan pendidikan bagi anak kurang mampu. Dengan pengelolaan yang baik, manfaat wakaf diharapkan terus berlanjut lintas generasi.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyambut baik pencanangan tersebut. Ia menilai kehadiran Waqaf Center akan menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa dan instrumen penting untuk menguatkan peran ekonomi Islam.

Kegiatan sinkronisasi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat program inovatif FEBI. Semua pihak bertekad menjadikan FEBI sebagai pusat pengembangan ekonomi Islam yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Acara ditutup dengan komitmen bersama antara FEBI dan stakeholder untuk mewujudkan program-program inovatif yang berdaya guna, sekaligus menjadikan FEBI sebagai pusat unggulan pengembangan ekonomi Islam yang resilien, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Tags: No tags

Comments are closed.