SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengambil langkah strategis guna menyiapkan lulusan yang kompeten di dunia kerja. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Internship Job/PPL Berkelanjutan di Aula Gedung F FEBI pada Senin, 6 Juli 2026. Acara penting ini dihadiri oleh jajaran dosen FEBI yang berkomitmen menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri masa kini. Melalui program ini, mahasiswa diajak untuk merasakan langsung atmosfer profesional yang sesungguhnya di dunia kerja.
Langkah Strategis Penyusunan Internship Menuju Link and Match
Workshop penyusunan internship ini dibuka langsung secara resmi oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Rahmawan Arifin. Sistem baru ini dirancang secara terstruktur dan dijadwalkan secara penuh selama enam bulan penuh. Inspirasi kurikulum ini diadopsi dari model pembelajaran kedokteran serta program magang sukses di Binus dan UGM. Oleh karena itu, konsep link and match dinilai sangat krusial untuk mengurangi angka pengangguran. Dengan demikian, relevansi kurikulum fakultas dengan kebutuhan pasar global akan semakin kuat dan berdampak positif.
“Sistem internship ini sengaja kami bedah demi mempersiapkan mahasiswa yang benar-benar siap kerja dan mampu membangun jejaring,” ujar Prof. Dr. Rahmawan Arifin saat memberikan sambutan.
Manfaat Luar Biasa Bagi Mahasiswa dan Mitra Industri
Melalui skema magang selama satu semester ini, mahasiswa akan mendapatkan keuntungan berupa portofolio, softskill, pengalaman nyata, hingga kompensasi profesional. Sebanyak 30 perusahaan mitra kerja juga telah digandeng untuk menyukseskan program berkelanjutan ini. Selanjutnya, para mahasiswa dipastikan akan belajar langsung mengenai penyusunan laporan, strategi marketing, hingga pelayanan konsumen secara riil. Manfaat ini tentu menjadi jembatan karir yang sangat berharga ketika mereka lulus nanti.
Transformasi Akademik dan Peningkatan Kinerja Utama Kampus
Bagi pihak fakultas, penyusunan internship terstruktur ini membawa pengaruh besar pada lonjakan Indikator Kinerja Utama (IKU). Kemampuan berwirausaha mahasiswa diprediksi akan meningkat seiring dengan meluasnya pengenalan publik terhadap nama besar UIN. Selain itu, status akreditasi institusi akan semakin terangkat melalui penguatan industrial engagement yang masif ini. Di sisi lain, sistem penilaian program ini juga diselaraskan dengan standar Outcome-Based Education (OBE). Meskipun aplikasi khusus masih dikembangkan, optimisme tinggi tetap diusung demi masa depan generasi bangsa


