Kartasura (19 Oktober 2025)– Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci sukses dibuka oleh Camat Kartasura Ikhwan Sapto Darmono pada Minggu pagi (19/10), di kawasan Gunung Kunci, Kartasura. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, serta jajaran Danramil Kartasura, Kapolsek Kartasura, dan Lurah Kartasura.
Antusiasme Ribuan Pengunjung di Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci
Kegiatan yang dibuka sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas. Tercatat lebih dari seribu pengunjung hadir menikmati suasana pasar bernuansa klasik yang menghadirkan sekitar 40 lapak berisi makanan dan minuman tempo doeloe, barang antik, hingga hasil kerajinan masyarakat lokal.
Dengan konsep tradisional, pasar ini menjadi ajang nostalgia sekaligus wadah ekonomi kreatif masyarakat Kartasura. Pengunjung dapat menikmati jajanan khas masa lalu sembari berinteraksi dengan pelaku UMKM yang menampilkan produk-produk unik dan bernilai budaya.
Dalam sambutannya, Camat Kartasura menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci ini agar dapat berlangsung secara berkelanjutan. Inisiatif seperti ini adalah bentuk kreativitas masyarakat dalam menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Beliau berharap pasar ini dapat menjadi agenda rutin mingguan atau bulanan untuk meningkatkan potensi wisata dan ekonomi kreatif di wilayah Kartasura.
Rektor UIN: Bukti Nyata Pengabdian Akademisi kepada Masyarakat
Sementara itu, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, menegaskan bahwa kegiatan Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci merupakan bentuk nyata dari kolaborasi penthahelix antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan media.
“Kegiatan ini adalah implementasi hasil riset yang diwujudkan dalam pengabdian masyarakat. Kampus hadir untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Sinergi Kampus dan Masyarakat dalam Penguatan Ekonomi Lokal
Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menambahkan bahwa keterlibatan fakultas ekonomi dalam kegiatan ini menjadi contoh penerapan teori ke dalam praktik nyata. “Mahasiswa dan dosen kami ikut berkontribusi dalam perencanaan serta promosi kegiatan ini. Harapannya, pasar ini menjadi laboratorium sosial bagi pengembangan ekonomi berbasis riset,” ujarnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci berpotensi menjadi ikon wisata budaya dan ekonomi kreatif Kartasura. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.


