BARU 6

Menuju PTKIN Berkelas Dunia, Dr. Faisal Ali Hasyim Paparkan Penguatan Manajemen Risiko di FEBI UIN Surakarta

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan forum akademik strategis.Kegiatan ini berbentuk sarasehan yang membahas tata kelola perguruan tinggi. Sarasehan tersebut mengusung tema penguatan manajemen risiko dalam tata kelola perguruan tinggi keagamaan. Tema ini menekankan pentingnya integritas dan sistem pengawasan yang kuat. Kegiatan ini diselenggarakan pada 9 April 2026. Forum tersebut diikuti sivitas akademika FEBI dengan antusias. Selain itu, sarasehan ini menjadi ruang refleksi bersama. Para peserta diajak memahami pentingnya penguatan sistem tata kelola yang profesional. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat diskusi akademik. Namun juga menjadi langkah strategis menuju tata kelola kampus yang lebih baik. Oleh karena itu, penguatan manajemen risiko menjadi perhatian utama dalam forum ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi keagamaan.

Perspektif Pengawasan dan Integritas dalam Penguatan

Sarasehan ini menghadirkan narasumber nasional yang berkompeten. Materi disampaikan oleh Dr. Faisal Ali Hasyim dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Beliau merupakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pengalamannya memberikan perspektif penting dalam pengawasan lembaga. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan institusi. Pengawasan tersebut harus berjalan beriringan dengan integritas kelembagaan. “Perguruan tinggi keagamaan harus memperkuat manajemen risiko. Langkah ini penting untuk membangun tata kelola yang akuntabel,” ujarnya. Selain itu, ia menjelaskan konsep Good University Governance. Konsep ini menekankan transparansi, akuntabilitas, serta tanggung jawab institusi Selanjutnya, peserta diajak memahami pentingnya budaya integritas. Budaya tersebut harus dibangun secara konsisten di lingkungan kampus. Di sisi lain, pengawasan internal juga harus diperkuat.
Dengan demikian, risiko organisasi dapat dikelola secara lebih efektif.

Penguatan Menuju PTKIN Berkelas Dunia

Sarasehan ini menjadi bagian dari komitmen FEBI dalam meningkatkan kualitas tata kelola. Upaya penguatan dilakukan untuk mendukung transformasi kelembagaan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kesadaran sivitas akademika tentang manajemen risiko. Kesadaran tersebut penting dalam menghadapi tantangan institusi modern. Lebih lanjut, konsep Good University Governance kembali ditekankan.
Prinsip tersebut diyakini menjadi fondasi perguruan tinggi yang unggul. Menurut narasumber, penguatan tata kelola harus dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan untuk mewujudkan PTKIN berkelas dunia. “Perguruan tinggi harus mampu menjaga integritas sekaligus meningkatkan profesionalisme,” jelasnya. Oleh sebab itu, sinergi seluruh unsur kampus sangat diperlukan. Mulai dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan. Dengan demikian, proses penguatan kelembagaan dapat berjalan secara sistematis. Risiko organisasi pun dapat diantisipasi sejak awal. Pada akhirnya, sarasehan ini memberikan perspektif baru bagi sivitas akademika. Melalui forum ini, semangat penguatan tata kelola diharapkan terus berkembang. Langkah tersebut diharapkan membawa perguruan tinggi menuju reputasi global. Sekaligus mewujudkan PTKIN yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Tags: No tags

Comments are closed.