Dua Dosen UIN Lampung Teliti Ecotheologi di FEBI UIN Surakarta

Dua Dosen UIN Lampung Bedah Implementasi Ecotheologi di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

SURAKARTAFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan strategis dari UIN Raden Intan Lampung. Kunjungan pada Senin, 6 Juli 2026 ini bertujuan untuk melakukan penelitian mengenai implementasi ecotheologi. Dekan FEBI, Prof. Rahmawan Arifin, menyambut hangat kedatangan tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. E. Evi Ekawati, M.Si. Kolaborasi antarperguruan tinggi Islam ini diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi tata kelola kampus yang ramah lingkungan. Kehadiran para akademisi luar daerah tersebut menjadi bukti nyata bahwa FEBI UIN Surakarta diakui sebagai pusat pembelajaran yang inklusif.

Sinergi Standar IFRS dan Nilai Keagamaan

Penelitian kolaboratif tersebut berfokus pada pengembangan model pelaporan keuangan berkelanjutan (Sustainability Financial Reporting). Model pelaporan ini dirancang khusus untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan mengintegrasikan nilai Islam dan standar internasional. Instrumen keuangan yang dikaji mengombinasikan prinsip ecotheologi serta International Financial Reporting Standard (IFRS). Melalui pendekatan inovatif ini, transparansi laporan tidak hanya diukur dari angka, melainkan juga dari kontribusi pelestarian alam. Oleh karena itu, standardisasi baru ini diproyeksikan mampu meningkatkan reputasi global kampus-kampus Islam di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang bersedia menjadi objek penelitian penting ini,” ujar Dr. E. Evi Ekawati, M.Si. selaku Ketua Tim Peneliti.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan Tinggi

Selanjutnya, pengumpulan data di lapangan akan dilaksanakan secara berkala untuk menyempurnakan formulasi model. Agenda akademik komprehensif ini dijadwalkan berlangsung sejak 25 April hingga 1 Oktober 2026 mendatang. Dukungan penuh berupa izin akses data dan fasilitas diskusi telah disiapkan oleh pihak dekanat FEBI. Dengan demikian, seluruh proses analisis diharapkan dapat berjalan lancar demi kemajuan mutu pendidikan tinggi. Pada akhirnya, luaran riset ini diyakini mampu menjadi acuan regulasi keuangan yang ramah lingkungan di tingkat nasional.

Tags: No tags

Comments are closed.