Sukoharjo, 18 Juni 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang rencana pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Petilasan Keraton Kartasura. Fokus utama adalah peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pasar tradisional kreatif.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., beserta para wakil Dekan, dan Asep Maulana Rohimat, M.S.I selaku Kordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah. Selain itu, hadir pula tamu undangan dari berbagai unsur. Di antaranya adalah perwakilan Kecamatan, perwakilan kelurahan Kartasura, perwakilan Rumah Budaya Kartasura, komunitas seni seperti Maskarebet, Pawartos, Untung Suropati, Mataram Jayabinangun, Seniwati, serta Paguyuban Pedagang Kaki Lima Kartasura. Dosen dari Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) juga ikut berpartisipasi.
Dibaca juga : Prodi Mazawa Buka Peluang Kuliah Singkat bagi Praktisi Zakat Lewat Jalur RPL
Melalui diskusi yang terbuka, peserta membahas peran seni dan budaya dalam pembangunan daerah. Mereka sepakat bahwa Kartasura memiliki kekayaan budaya yang perlu diangkat. Oleh karena itu, muncul sebuah gagasan menarik. FEBI bersama para stakeholder berencana membuat “Pasar Tradisional”. Ini adalah pasar bertema tempo dulu yang menghadirkan jajanan pasar tradisional, pertunjukan seni, dan transaksi menggunakan koin buatan.
Konsep ini diharapkan mampu menghidupkan Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Kreatif serta masa lalu dengan cara yang kreatif. Selain memperkuat identitas budaya, pasar ini juga menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Dengan demikian, Kartasura tak hanya menjadi pusat kebudayaan, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat.
Akhirnya, FGD ini menjadi bukti nyata peran FEBI UIN Raden Mas Said dalam menjembatani dunia akademik dengan masyarakat. Melalui seni dan budaya, mereka bersama-sama membangun masa depan yang berbasis pada kearifan lokal dan kolaborasi yang inklusif.






