Surakarta– FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) MBKM Industri pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini bertempat di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Palur sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pendidikan. Tim evaluator yang hadir dipimpin oleh Dr. Zakky Fahma Aulia, MM., bersama Rahmawati Khoiriyah, M.E., dan Rizky Ayuningtyas Putri, M.E. Langkah ini diambil agar mahasiswa benar-benar mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja perbankan. Anda tentu menyadari bahwa terjun langsung ke industri merupakan kunci utama dalam mengasah kompetensi profesional mahasiswa. Koordinasi intensif dilakukan bersama pihak manajemen BSI untuk memastikan seluruh capaian pembelajaran berjalan optimal dan sesuai target.
Sinkronisasi Kompetensi dalam MBKM Industri
Diskusi difokuskan pada evaluasi kinerja mahasiswa serta kesesuaian aktivitas magang dengan kebutuhan praktis industri perbankan syariah. Pihak BSI memberikan masukan berharga mengenai peningkatan soft skills agar lulusan menjadi lebih adaptif dan responsif. “Kami ingin memastikan mahasiswa memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ungkap Dr. Zakky Fahma Aulia saat sesi diskusi. Harapannya, setiap hambatan yang ditemukan selama pelaksanaan program dapat segera diatasi melalui solusi yang konstruktif. Selain itu, masukan teknis dari praktisi sangat diperlukan untuk memperkaya wawasan akademik para peserta program magang. Sinergi ini dirancang sedemikian rupa agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga tangkas dalam praktik operasional.
Keberlanjutan Sinergi MBKM Industri bagi Masa Depan
Forum ini menjadi sarana refleksi bersama guna mempererat kolaborasi antara dunia perguruan tinggi dan sektor perbankan. Pihak BSI mengapresiasi kontribusi positif mahasiswa dalam membantu pelayanan harian di kantor cabang selama masa magang. Selanjutnya, hasil evaluasi ini akan dijadikan bahan rujukan untuk pengembangan kurikulum yang lebih berbasis pada kebutuhan industri. Melalui program ini, talenta muda yang kompeten dapat terjaring lebih awal oleh pihak industri keuangan syariah Indonesia. Implementasi program diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas dan daya saing lulusan di pasar tenaga kerja. Akhirnya, kerja sama strategis ini akan terus dilanjutkan demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih integratif dan profesional. Dengan demikian, visi fakultas untuk mencetak lulusan unggul dapat tercapai melalui kolaborasi yang semakin kuat dan berkelanjutan.


