Surakarta, 1 Juli 2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Manajemen Talenta Tahun 2025, yang digelar di Solo’s Bistro, Surakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta staf Humas dan Media FEBI. Mereka merupakan elemen penting dalam mendukung strategi kelembagaan dan pembangunan citra institusi. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan terkait pengelolaan talenta di era transformasi digital.
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan FEBI menegaskan bahwa manajemen SDM saat ini tidak bisa dilakukan dengan pendekatan konvensional. Perubahan yang cepat, terutama akibat perkembangan teknologi, menuntut institusi untuk memiliki SDM yang mampu beradaptasi, kreatif, dan proaktif.
“Kita tidak hanya butuh orang yang bisa bekerja, tapi juga mampu bertumbuh. Karena itu, pengembangan talenta adalah prioritas,” tegasnya.
Materi pelatihan meliputi pemetaan potensi individu, strategi komunikasi kolaboratif, pengelolaan kinerja, serta pentingnya branding personal dalam dunia kerja. Selain sesi penyampaian materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi aktif, berbagi pengalaman, dan merancang rencana pengembangan talenta di unit masing-masing.
Suasana pelatihan dibuat santai namun tetap produktif. Pemilihan Solo’s Bistro sebagai lokasi pelatihan memberikan nuansa segar yang mendukung proses pembelajaran. Dengan suasana informal, para peserta lebih terbuka dalam bertukar gagasan dan membangun jejaring internal.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang terhadap budaya kerja di lingkungan FEBI. SDM yang kuat bukan hanya mendukung pencapaian target kelembagaan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan global.
Melalui pelatihan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter, kompetensi, dan kapasitas manusia secara menyeluruh.


