Surakarta, 05 November 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk meninjau dan menyempurnakan kurikulum Program Studi S1 Bisnis Digital. Kegiatan berlangsung di lingkungan FEBI dan diikuti oleh dosen serta tim pengembang kurikulum.
Pembukaan Kegiatan
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah.
Beliau menjelaskan bahwa FGD ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, meninjau kembali dokumen kurikulum yang telah disusun. Kedua, menyelaraskan isi dokumen dengan arah pengembangan fakultas dan universitas. Ketiga, memastikan kurikulum sesuai kebutuhan industri digital.
Ketua jurusan juga menekankan pentingnya keselarasan antara learning outcomes, profil lulusan, dan kompetensi yang diharapkan dunia kerja.
Pemaparan Materi dan Arahan Narasumber
Sesi dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ahmad Pambudi Utomo, S.E.Sy., M.E.
Beliau menekankan bahwa kurikulum harus fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, seperti AI, data analitik, dan digital marketing.
Profil lulusan juga perlu dirancang sesuai kebutuhan industri yang terus berubah.
Selain itu, dokumen kurikulum harus menunjukkan keterpaduan antara visi prodi, CPL, CPMK, dan mata kuliah.
Narasumber juga menyoroti pentingnya kejelasan mekanisme asesmen capaian pembelajaran.
Ia menutup sesi dengan penjelasan tentang penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang kontekstual dan realistis bagi Prodi Bisnis Digital.
Sesi Review Dokumen
Setelah pemaparan, peserta mengikuti sesi review dokumen secara panel.
Beberapa aspek yang dibahas meliputi:
- Profil Lulusan dan CPL, dengan penyesuaian redaksi agar lebih ringkas.
- Struktur Kurikulum, ditinjau agar seimbang antara teori dan praktik.
- Rencana Pembelajaran Semester (RPS), diperiksa agar konsisten dengan CPMK dan sub-CPMK.
- Deskripsi Mata Kuliah, disesuaikan agar mencerminkan keterampilan digital dan nilai-nilai keislaman khas FEBI.
Peserta aktif memberi masukan.
Dosen manajemen digital menekankan pentingnya penguatan entrepreneurial mindset.
Dosen teknologi digital mengusulkan integrasi AI tools dalam beberapa mata kuliah.
Sedangkan dosen pemasaran digital menyarankan penambahan mata kuliah Content Strategy and Digital Branding.
Diskusi dan Kesimpulan
Dari hasil diskusi, peserta menyepakati tiga hal utama.
Pertama, dokumen CPL akan disempurnakan dengan indikator keberhasilan lulusan yang lebih jelas.
Kedua, struktur kurikulum disesuaikan agar setiap profil lulusan memiliki learning pathway yang terarah.
Ketiga, seluruh dosen pengampu wajib memperbarui RPS sesuai format kurikulum 2025.
Penutupan
Kegiatan berakhir pukul 15.00 WIB.
Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah menutup acara dengan apresiasi kepada narasumber dan peserta.
Beliau menegaskan bahwa hasil FGD ini akan menjadi dasar penyusunan dokumen final kurikulum Prodi S1 Bisnis Digital. Dokumen tersebut akan diajukan ke tingkat fakultas dan universitas dalam waktu dekat.


