WhatsApp Image 2025-11-17 at 12.36.50xxxxxxxxxxxx

Gerakan Warisan Budaya : FEBI UIN Surakarta bersama Warga Kartasura Perkuat Pelestarian Lewat Gunung Kunci Menanam

Kartasura, 16 November 2025 – Kegiatan Gunung Kunci Menanam kembali digelar di kawasan Gunung Kunci, Kartasura. Acara ini mengajak warga untuk menjaga dan melestarikan petilasan Gunung Kunci sebagai warisan leluhur. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen berbagai elemen bangsa untuk bekerja sama dalam pelestarian budaya.

Pasar Legenda Gunung Kunci hadir bersamaan dengan acara ini. Pasar tersebut menyajikan jajanan jadul, perkakas tradisional, dan souvenir khas Kartasura. Pengunjung juga dapat melihat literasi sejarah dan menikmati permainan anak-anak tempo dulu. Suasana pasar terasa hangat dan penuh nostalgia.

Selain kuliner, pasar ini menampilkan seni tradisional. Ada pagelaran tari, lomba-lomba, dan pertunjukan budaya lokal. Semua kegiatan dirancang untuk menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis budaya.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. Beliau hadir bersama Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, S.E., M.Si. Para dosen FEBI juga mendampingi, yaitu Wahyu Pramesti, S.E., M.Si., Ak.; Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc.; Agus Setiawan, S.E.Sy., M.E.; Ade Setiawan, M.Ak., CRA., CRP., CIAP.; Dr. Ika Yoga, S.E., M.M.; Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak.; dan Fajar Santoso, S.E., M.M.

Banyak pihak daerah juga memberi dukungan. Hadir Camat Kartasura, Kapolsek Kartasura, Danramil Kartasura, dan Lurah Kartasura. Dukungan juga datang dari Ketua Hebitren Solo Raya, Ketua RW 08 dan 09, Kepala Dinas Kabupaten Sukoharjo, serta para tokoh masyarakat. Semua pihak berperan besar dalam menyukseskan kegiatan ini.

Warga Kartasura menyambut acara dengan antusias. Banyak keluarga datang sejak pagi. Mereka mengikuti kegiatan menanam, menikmati kuliner tradisional, dan menyaksikan pertunjukan seni.

Kegiatan Gunung Kunci Menanam diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya. Acara ini juga memperkuat kolaborasi antara warga, pemerintah, dan perguruan tinggi untuk membangun lingkungan yang lebih baik. Gunung Kunci kembali menjadi ruang budaya yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tags: No tags

Comments are closed.