febi-uin-surakarta-dukung-gwpi

FEBI UIN Surakarta Dukung Gerakan Wakaf Pendidikan Islam

Surakarta, 16 Agustus 2025 — Pada Sabtu, 16 Agustus 2025, Badan Wakaf Indonesia (BWI) bersama Kementerian Agama RI meluncurkan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam. Acara ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pengenalan wakaf kepada masyarakat, terutama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Acara dibuka dengan sambutan Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. Ia menegaskan bahwa program ini penting untuk mengembangkan dana sosial keagamaan. Menurutnya, masih banyak mahasiswa PTKIN yang hidup di bawah garis kemiskinan, sementara jumlah penerima beasiswa masih terbatas. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi wakaf dapat menjadi solusi keberlanjutan pendidikan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua BWI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A. Beliau menekankan bahwa potensi wakaf sangat besar. Jika zakat yang dikelola BSI saja mampu mencapai Rp760 miliar, maka wakaf seharusnya dapat menghimpun dana lebih besar lagi. Hal ini didukung dengan keberadaan 484 kantor BWI di seluruh Indonesia dan 61 bank syariah yang berstatus LKS PWU (Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang).

Gerakan ini kemudian secara resmi diluncurkan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar. Ia mencontoh praktik wakaf di negara Muslim lain, yang bermula dari komunitas kecil namun berhasil membangun fasilitas pendidikan dan sosial. Menurutnya, dana abadi pendidikan berbasis wakaf dapat memperkuat pendanaan pendidikan Islam di Indonesia.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menilai gerakan ini sebagai peluang besar. Khususnya bagi Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa), kegiatan ini sangat relevan dengan visi prodi dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang pengelolaan ziswaf.

Baca Juga: Prodi Mazawa Buka Peluang Kuliah Singkat bagi Praktisi Zakat Lewat Jalur RPL

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyatakan dukungan penuh fakultas. “FEBI melalui Prodi Mazawa siap memperkuat literasi, tata kelola, dan implementasi wakaf produktif. Kami yakin sinergi akademisi, regulator, dan lembaga pengelola wakaf dapat melahirkan SDM unggul sekaligus mengoptimalkan manfaat wakaf bagi umat,” ungkapnya.

Gerakan Wakaf Pendidikan Islam tidak hanya memperluas literasi wakaf, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi kampus. Prodi Mazawa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta siap menjadi bagian penting dalam gerakan nasional ini dengan menyiapkan SDM yang profesional, adaptif, dan berkontribusi langsung pada pengelolaan wakaf produktif di Indonesia.

Tags: No tags

Comments are closed.