Perkuat Filantropi Islam, MAZAWA UIN Surakarta Sukses Gelar Industrial Engagement

Industrial Engagement MAZAWA: Cetak Amil Kompeten

SURAKARTA — Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Industrial Engagement pada Selasa, 12 Mei 2026. Acara strategis ini dilaksanakan di Aula Gedung F Lantai 1 FEBI guna memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat nasional. Kegiatan kolaboratif ini dihadiri oleh jajaran dekanat, para ketua dan sekretaris program studi FEBI dan juga mitra dari berbagai pengelola zakat nasional yang ada di Jawa Tengah. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi amil profesional yang akuntabel. Upaya nyata tersebut diharapkan mampu mendongkrak kesiapan serta daya saing lulusan di dunia kerja. Oleh karena itu, langkah ini menjadi tonggak penting bagi institusi dalam mencetak generasi penggerak ekonomi umat.

Kesiapan Amil Modern Lewat Industrial Engagement

Kegiatan ini mengusung tema besar tentang kekuatan sinergi industri filantropi Islam dan kolaborasi strategis institusi. Sembilan pimpinan lembaga zakat terkemuka seperti BAZNAS dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dihadirkan sebagai narasumber. Pentingnya tata kelola yang transparan dan penguatan literasi publik menjadi sorotan utama dalam pemaparan materi. Selanjutnya, mahasiswa juga dibekali strategi penghimpunan dana berbasis pemberdayaan masyarakat yang efektif.

“Integritas dan profesionalisme adalah pilar utama yang wajib dimiliki oleh calon amil zakat di era modern,” tegas Dendi Prasojo dari LAZ DT Peduli.

Inovasi Digital dan Tantangan Filantropi

Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para peserta mulai mengupas tuntas tantangan fundraising di era digital. Proses manajemen organisasi dan peluang karier mahasiswa di lembaga filantropi Islam turut dibahas secara mendalam. Selain itu, pemanfaatan teknologi mutakhir untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dana umat juga disimulasikan. Para pakar mengingatkan bahwa dinamika zaman menuntut pendekatan pelayanan publik yang lebih humanis.

Sinergi Akademik Membangun Kesejahteraan Umat

Motivasi besar diberikan oleh para narasumber agar mahasiswa terus meningkatkan kompetensi akademik serta kemampuan komunikasi mereka. Nilai-nilai amanah dinilai sama pentingnya dengan penguasaan teknologi digital dalam ekosistem zakat. Sementara itu, kolaborasi pentaheliks antara pemerintah, kampus, dan masyarakat harus terus dijaga dengan baik. Hubungan timbal balik ini diyakini akan memperkecil jarak antara kurikulum akademik dan kebutuhan nyata industri.

Melalui program Industrial Engagement, wawasan praktis mahasiswa mengenai manajemen zakat dan wakaf kini semakin diperluas. Kesadaran kolektif yang terbangun diharapkan mampu membawa dampak sosial yang nyata bagi pengentasan kemiskinan. Akhirnya, Prodi MAZAWA FEBI UIN Raden Mas Said optimis melahirkan lulusan yang siap mengabdi demi kesejahteraan umat.

Tags: No tags

Comments are closed.