ihsan-kkn

Kembangkan Produk Ekonomi Kreatif Keripik Pelepah Pisang, Mahasiswa FEBI menjadi ketua Expo UMKM di KKN-NMB Tana Toraja

FEBI News| Lembang Marinding, (09 Agustus 2023) – Peserta Kuliah Kerja Nyata Nusantara Moderasi Beragama (KKN-NMB) Posko 16 telah sukses menggelar acara Expo UMKM Keripik Pelepah Pisang yang berlangsung pada Rabu (09/08/2023). Acara yang berlokasi di Dusun Tondon, Lembang Marinding, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah setempat.

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Dasawisma Marinding, PKK Marinding, Kepala Lembang Marinding, PKK Mengkendek, Badan Permusyawaratan Lembang (BPL), dan Kepala Sesi Sosial Budaya Mengkendek. Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Ihsan Nurudin, menjadi salah satu peserta KKN yang menjadi ketua Expo ini turut berperan penting dalam penyelenggaraan Expo UMKM ini.

Dalam pembukaan acara, Dahlan K. Bangapadang, perwakilan dari BPL Lembang Marinding, memberikan apresiasi tinggi terhadap ide cemerlang yang dihadirkan oleh mahasiswa posko 16. “Batang pisang biasanya dibuang begitu saja, kalo tidak ya dijadikan pakan ternak, atau yang masih muda bisa dijadikan campuran masakan ayam, saya kira ini ide yang sangat bagus supaya dijadikan bentuk UMKM Lembang,” ujar Dahlan.

Pemaparan materi selanjutnya dilakukan oleh Ihsan Nurudin, mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Ihsan menjelaskan tentang pentingnya memanfaatkan lingkungan sekitar untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Lembang Marinding. Dalam penjelasannya, Ihsan mengungkapkan, “Pelepah pisang ini saya lihat di daerah sini hanya untuk pakan ternak, dan selain itu dibuang, nah dari itu saya mempunyai ide untuk menjadikan pelepah pisang menjadi olahan makanan yang disukai banyak orang, dan digabungkan dengan ciri khas makanan Toraja yaitu Pamarrasan. Dari riset yang saya buat jadilah keripik gedebog (pelepah) pamarrasan.”

Antusiasme warga terhadap acara ini sangat tinggi, terlihat dari pertanyaan yang diajukan oleh salah satu warga Lembang Marinding. Warga tersebut menanyakan batang pisang yang cocok untuk dibuat keripik serta kemungkinan penggunaan pewarna selain pamarrasan. Ihsan menjelaskan bahwa pohon pisang ambon tidak cocok untuk keripik karena dapat menimbulkan rasa pahit pada batangnya. Terkait pewarna dan rasa, Ihsan menegaskan bahwa hal tersebut bersifat opsional dan tergantung pada preferensi pembuatnya.

Kepala Sesi Sosial Budaya Mengkendek, Alexander, juga memberikan apresiasi kepada Posko 16 atas penyelenggaraan Expo UMKM ini. Dia mengungkapkan, “Sampai saat ini hanya posko 16 yang mengadakan kegiatan di lingkup Kecamatan Mengkendek, untuk posko yang lainnya belum ada. Kami atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih banyak atas inovasi adek-adek KKN di Lembang Marinding, biarlah inovasi ini menjadi dorongan pengembangan UMKM dan dapat dipamerkan pada Jambore PKK.”

Acara Expo UMKM Keripik Pelepah Pisang ditutup dengan praktek pembuatan keripik pelepah pisang yang diberi nama “Kripik Gedobog Pamarrasan”. Inovasi ini, yang mengangkat pelepah pisang dan pamarrasan (kluwek), dianggap sebagai trobosan terbaru yang akan berkontribusi pada perkembangan ekonomi kreatif di Lembang Marinding dan sekitarnya. Dengan kerjasama dan semangat inovatif seperti ini, diharapkan ekonomi lokal akan semakin berkembang dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Sumber: https://kknposko16.blogspot.com/2023/08/angkat-pelepah-pisang-jadi-bahan-olahan.html

Tags: No tags

Add a Comment

You must be logged in to post a comment