FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat inovasi pendidikan. Langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian Laboratorium Bisnis Digital.
Peresmian ini dilaksanakan pada 09 April 2026. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan pembelajaran berbasis praktik.
Laboratorium Bisnis Digital diresmikan oleh Dr. Faisal Ali Hasyim. Beliau merupakan Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM di Kementerian Agama Republik Indonesia.
Peresmian tersebut disaksikan civitas akademika FEBI. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Laboratorium ini dirancang untuk mendorong kreativitas mahasiswa. Selain itu, fasilitas ini mendukung penguatan ekosistem bisnis digital di kampus.
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis inovatif. Oleh karena itu, laboratorium ini menjadi ruang eksplorasi bisnis berbasis teknologi.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga dilatih memahami strategi bisnis digital secara praktis. Dengan demikian, pengalaman belajar menjadi lebih aplikatif.
Program ini sekaligus memperkuat semangat creativepreneur bagi mahasiswa S1 Bisnis Digital. Semangat kewirausahaan kreatif terus didorong melalui berbagai kegiatan akademik.
Sarasehan Penguatan Manajemen Risiko Perguruan Tinggi
Selain peresmian laboratorium, kegiatan juga diisi sarasehan akademik. Tema yang diangkat adalah penguatan manajemen risiko dalam tata kelola perguruan tinggi.
Sarasehan tersebut menyoroti perspektif pengawasan dan integritas kelembagaan. Diskusi berlangsung aktif bersama peserta yang hadir.
Dalam paparannya, Dr. Faisal Ali Hasyim menegaskan pentingnya penguatan tata kelola institusi. Menurutnya, manajemen risiko harus menjadi perhatian utama.
“Penguatan sistem pengawasan sangat penting. Perguruan tinggi harus menjaga integritas dalam setiap kebijakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tata kelola yang baik harus dirancang secara sistematis. Selain itu, risiko organisasi perlu diidentifikasi sejak awal.
Dengan demikian, setiap kebijakan institusi dapat dijalankan secara akuntabel. Oleh sebab itu, penguatan manajemen risiko menjadi kebutuhan strategis.
Diskusi tersebut juga memperkaya perspektif peserta. Banyak gagasan baru muncul selama forum berlangsung.
Penguatan Spirit Creativepreneur Mahasiswa FEBI
Momentum kegiatan ini memberikan inspirasi baru bagi mahasiswa. Khususnya bagi mahasiswa program studi Bisnis Digital.
Melalui fasilitas baru tersebut, mahasiswa didorong menjadi creativepreneur masa depan. Kreativitas bisnis digital menjadi fokus pengembangan.
Selain itu, penguatan kompetensi kewirausahaan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya belajar teori bisnis.
Sebaliknya, mereka juga berlatih mengembangkan model bisnis secara nyata. Dengan demikian, ide usaha dapat diuji secara langsung.
Laboratorium Bisnis Digital diharapkan menjadi pusat inovasi mahasiswa. Fasilitas tersebut mendukung penguatan budaya kewirausahaan di kampus.
Oleh karena itu, FEBI di UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkomitmen mencetak lulusan adaptif. Lulusan diharapkan mampu menghadapi tantangan ekonomi digital.
Pada akhirnya, kegiatan ini menunjukkan arah transformasi pendidikan ekonomi Islam. Kampus tidak hanya melahirkan sarjana.
Namun, kampus juga melahirkan generasi creativepreneur yang inovatif dan berintegritas.


