SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sedang mengukir sejarah baru. Sebuah langkah besar diambil melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) studi kelayakan. Agenda krusial ini dilaksanakan di Pendapi Mangkunegaran FEBI pada Senin, 6 April 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah persiapan pembukaan program studi doktoral ekonomi syariah. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pakar ekonomi Islam di Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh tokoh kunci dengan visi yang selaras. Sinergi ini dirancang untuk menciptakan standar kualitas pendidikan yang mumpuni.
Diskusi ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau memaparkan berbagai peluang dan tantangan dalam mendirikan prodi baru tersebut. Selain itu, hadir pula tokoh-tokoh penting di lingkungan universitas dan para pakar. Prof. Dr. Usman Abu Bakar, MA, selaku tokoh senior turut memberikan masukan. Wakil Rektor 1, Prof. Dr. Zainul Abbas, M.Ag, juga memberikan arahan strategis. Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Islah Gusmian, S.Ag., M.Ag., memberikan pandangan mengenai standar pascasarjana. Dukungan penuh pun diberikan oleh para senator serta jajaran Guru Besar FEBI. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia sudah sangat matang. Dokumen studi kelayakan diperiksa secara teliti oleh para ahli yang hadir.
Evaluasi Mendalam Persyaratan Program Doktoral Ekonomi
Persyaratan administratif dan akademik dibahas secara tuntas dalam sesi diskusi tersebut. Kelayakan tenaga pengajar menjadi poin utama yang disoroti oleh para senator universitas. Pasalnya, program doktoral memerlukan kualifikasi dosen yang memiliki reputasi riset global. “Pembukaan prodi ini adalah mandat untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah,” tutur Prof. Rahmawan Arifin. Beliau menegaskan bahwa arah dan fokus prodi harus ditentukan sejak awal. Oleh karena itu, kurikulum yang disusun harus relevan dengan tantangan zaman. Inovasi riset pun didorong agar mampu menembus jurnal bereputasi dunia. Calon mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang sangat eksklusif.
Selanjutnya, transisi pembahasan beralih pada pembentukan tim teknis penyusun proposal. Tim ini akan bertanggung jawab dalam proses pengajuan izin ke kementerian. Selain itu, infrastruktur riset pendukung mulai dipetakan kekuatannya oleh fakultas. Hal ini dilakukan agar riset mahasiswa memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Proses validasi data studi kelayakan dilakukan dengan melibatkan masukan dari para praktisi. Dengan demikian, profil lulusan yang dihasilkan akan sangat kompetitif di pasar kerja. Atmosfer akademik di Pendapi Mangkunegaran menambah kekhidmatan proses perencanaan besar ini.
Kontribusi Akademik bagi Pengembangan Ekonomi Islam
FEBI berkomitmen untuk menjadi pusat rujukan studi ekonomi Islam di tingkat nasional. Pendirian program pascasarjana ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap umat. Sejalan dengan itu, riset-riset inovatif akan lahir dari tangan para kandidat doktor nantinya. Dampaknya akan dirasakan langsung melalui kebijakan ekonomi yang lebih berkeadilan dan syar’i. Dukungan doa bagi kelancaran proses perizinan ini diharapkan mengalir dari masyarakat. Meskipun tantangan birokrasi cukup besar, tim pengembang tetap bekerja secara konsisten. Penyesuaian regulasi terbaru dari kementerian selalu dipantau dengan sangat saksama.
Di sisi lain, penguatan jejaring alumni juga menjadi bagian dari strategi pengembangan prodi. Masukan dari para guru besar digunakan sebagai landasan filosofis pembentukan visi misi. Komitmen ini diperkuat dengan penyediaan beasiswa riset bagi mahasiswa berprestasi ke depannya. Tata kelola program studi akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Sinergi antara teori dan praktik akan menjadi ciri khas utama dari program ini. Pada akhirnya, keberhasilan ini adalah kemenangan bagi seluruh civitas akademika UIN Surakarta. Perjalanan menuju keunggulan akademik yang berkelanjutan harus dikawal secara bersama.
Menyongsong Era Baru Pendidikan Tinggi di Surakarta
Langkah awal ini merupakan bukti nyata dedikasi FEBI bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Persiapan yang matang akan membuahkan hasil yang maksimal di masa depan nanti. Setiap detail masukan dari para senator dicatat sebagai bahan perbaikan dokumen. Akhirnya, visi menjadi pusat studi ekonomi Islam dunia semakin mendekati kenyataan. Perkembangan informasi mengenai prodi baru ini dapat terus diikuti secara berkala. Kehadiran program tingkat lanjut ini akan membawa marwah baru bagi universitas. Setiap upaya yang dilakukan diharapkan mendapat keberkahan dan kemudahan. Masa depan ekonomi umat yang lebih gemilang dibangun melalui pendidikan berkualitas.


