Ponorogo, Jawa Timur 24 Oktober 2025 – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan The International Youth Eco-Culture Camp 2025 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Program ini menjadi ajang kolaboratif yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara dan budaya untuk belajar, berbagi, dan bertindak bersama dalam semangat keberlanjutan dan perdamaian.
Kegiatan perkemahan internasional ini diikuti oleh 30 peserta, sebagian besar mahasiswa dari berbagai bidang akademik. Mereka berasal dari 10 negara, yaitu Indonesia, Bangladesh, Filipina, Thailand, Gambia, Timor-Leste, Nigeria, Malaysia, Turki, dan Tajikistan. Keberagaman ini menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat pembelajaran lintas budaya dan kolaborasi global.
Salah satu sesi paling berkesan adalah Cultural Talk and Workshop bertema “Traditional Dance and Music of Reog Ponorogo: Learning of Local Wisdom.”
Kegiatan ini dipandu oleh Kosiyar, seorang budayawan sekaligus pelestari seni Reog Ponorogo. Peserta diperkenalkan pada makna filosofis Reog yang menggambarkan keberanian, solidaritas, dan kearifan lokal masyarakat Ponorogo.
Tidak hanya menonton, peserta juga diajak menari dan memainkan alat musik tradisional Reog. Suasana menjadi hangat ketika pemuda dari berbagai negara berbaur dalam irama kendang dan gamelan khas Ponorogo.
Melalui kegiatan ini, peserta belajar tentang pentingnya melestarikan budaya sebagai bagian dari keberlanjutan sosial dan lingkungan. Kesenian Reog mengajarkan keseimbangan antara budaya, alam, dan spiritualitas yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ponorogo.
The International Youth Eco-Culture Camp 2025 membuktikan bahwa seni dan budaya dapat menjadi jembatan lintas bangsa. Melalui dialog dan pengalaman langsung, pemuda dunia belajar menghargai perbedaan dan memperkuat solidaritas global.
Dengan semangat “Go Green, Go Bright, Go Alive,” kegiatan ini bukan hanya pertemuan budaya, tetapi juga ruang pembelajaran hidup. Dari Reog, para pemuda dunia menemukan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan dan kearifan lokal adalah sumber inspirasi global.


