FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mendorong lahirnya entrepreneur muda melalui kegiatan Workshop Inkubasi Bisnis.
Kegiatan bertajuk “Shaping Future Entrepreneurs: Akselerasi Startup Mahasiswa melalui Inkubasi Bisnis Kreatif” ini digelar pada Senin, 6 April 2026.
Workshop diselenggarakan di Aula SBSN Lantai 1 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.
Program ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat ekosistem Inkubasi bagi mahasiswa.
Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk mempercepat pertumbuhan startup mahasiswa berbasis inovasi.
Mahasiswa dari berbagai program studi tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi.
Atmosfer ruang aula terasa hidup sejak kegiatan dibuka.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami konsep dasar pengembangan bisnis secara sistematis.
Dengan demikian, proses Inkubasi bisnis mahasiswa dapat berjalan lebih terarah dan terukur.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga didorong untuk berani mengembangkan ide bisnis kreatif sejak bangku kuliah.
Inkubasi sebagai Strategi Penguatan Startup Mahasiswa
Sebagai narasumber utama, hadir Marcellino Radiktya Kesdu.
Ia dikenal sebagai Co-Founder dan CMO MR EPPLE.
Dalam sesi pemaparan, Marcellino menjelaskan pentingnya struktur dasar bisnis bagi startup mahasiswa.
Menurutnya, banyak ide bisnis gagal berkembang karena tidak memiliki fondasi yang jelas.
Materi utama yang disampaikan adalah konsep Struktur 4 Kaki Meja sebagai struktur dasar bisnis.
Konsep ini membantu mahasiswa memahami elemen penting dalam menjalankan usaha.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada fungsi Business Model Canvas (BMC).
BMC dijelaskan sebagai alat strategis untuk memetakan model bisnis secara sederhana.
“BMC membantu kita memetakan bisnis secara jelas dan terstruktur,” ujar Marcellino.
Ia menambahkan bahwa perencanaan bisnis akan menjadi lebih mudah dengan pendekatan tersebut.
Lebih lanjut, konsep ini juga membantu menemukan kelemahan bisnis sejak awal.
Dengan demikian, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Tidak hanya itu, komunikasi dengan stakeholder juga menjadi lebih mudah dilakukan.
Karena itu, strategi Inkubasi bisnis mahasiswa perlu didukung dengan pemahaman BMC yang kuat.
Mendorong Ekosistem Inkubasi dan Inovasi Mahasiswa
Workshop ini tidak sekadar memberikan materi teoritis.
Sebaliknya, mahasiswa diajak berpikir kritis terhadap model bisnis mereka.
Diskusi interaktif juga dilakukan sepanjang sesi kegiatan.
Melalui proses ini, berbagai ide bisnis mahasiswa mulai dipetakan secara lebih sistematis.
Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang belajar praktis bagi calon entrepreneur muda.
Program ini juga menunjukkan bahwa Inkubasi bisnis bukan sekadar konsep akademik.
Sebaliknya, Inkubasi merupakan proses nyata dalam membangun startup yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat memahami tantangan dunia bisnis sejak dini.
Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan memperkuat budaya inovasi di lingkungan FEBI.
Lebih dari itu, workshop ini menjadi langkah strategis mencetak entrepreneur muda berbasis kreativitas.
Ke depan, program Inkubasi di FEBI diharapkan mampu melahirkan lebih banyak startup mahasiswa.
Dengan demikian, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berperan aktif membangun ekosistem kewirausahaan kampus.


