Sukoharjo, 21 Mei 2025 – MBKM FEBI naik kelas internasional, kini Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus membuka jalan menuju dunia global. Kali ini, dua mahasiswa dari Program Studi Perbankan Syariah (PBS) terpilih mengikuti program MBKM Internasional ke Malaysia.
Tujuan utama program ini adalah memberi ruang bagi mahasiswa merancang jalur pendidikan sesuai minat dan potensi diri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyiapkan lulusan yang adaptif dan kompetitif di era global.
Untuk bisa berangkat, para mahasiswa harus melewati proses seleksi. Prodi PBS menilai aspek administrasi, prestasi akademik, dan kemampuan berbahasa Inggris. Dari hasil seleksi tersebut, terpilih dua nama, yaitu Alifiya Azzahra dan Qonita Luthfia, mahasiswa semester enam dari Prodi Perbankan Syariah.
Dibaca juga : LIBATKAN STAKEHOLDER, FEBI RANCANG PROGRAM KOLABORATIF
Program ini akan berlangsung pada 26 Mei hingga 6 Juni 2025. Sebelum mengikuti program internasional ini, keduanya telah lebih dulu mengikuti kegiatan MBKM Nasional sebagai persiapan awal.
Adapun lokasi kegiatan berada di Khadijah International Waqaf Foundation, Malaysia. Di sana, mahasiswa akan belajar langsung tentang pengelolaan wakaf di tingkat internasional.
Mengapa Malaysia yang dipilih? Negara ini memiliki sistem wakaf yang berkembang pesat dan profesional. Selain itu, mahasiswa bisa belajar budaya kerja lintas negara yang bermanfaat untuk masa depan karier mereka.
Lebih lanjut, program ini juga memberi peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek riset dan kerja lapangan. Mereka akan membawa pulang pengalaman nyata yang tidak bisa didapat di ruang kelas.
Dengan adanya program ini, FEBI UIN Raden Mas Said berharap lulusannya mampu menjawab tantangan dunia kerja global. Mahasiswa tak hanya menguasai teori, tetapi juga punya wawasan, keterampilan, dan pengalaman internasional.




