Yogyakarta-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan kebanggaan. Pada Kamis, 11 September 2025, salah satu mahasiswi Perbankan Syariah yang berprestasi, Nurlita Olyvia, meraih medali perak di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025. Medali ini ia persembahkan untuk sang ibu yang selalu mendukung kariernya di dunia Karate.
Cinta Olyvia pada Karate tumbuh sejak kelas 1 SD. Terlahir di Surabaya dan besar di Banyuwangi, ia memulai perjalanan dari sabuk putih di bawah naungan INKAI (Institut Karate-Do Indonesia). Bagi Olyvia, INKAI sudah menjadi rumah kedua. Setiap kali berpindah tempat tinggal, ia selalu mencari perguruan INKAI untuk melanjutkan latihan.
Dibaca juga : Roy Avianto Buka Rahasia Sukses Karir Perbankan Siap Hadapi Industri Keuangan Modern
Perjuangannya tidak mudah. Ia mengikuti banyak kejuaraan, bukan hanya di Jawa Timur, tetapi juga di berbagai daerah lain. Puncaknya, ia berhasil membela FORKI Sleman dan membawa pulang medali perak di PORDA XVII DIY 2025 Cabang Karate. Tangis haru pun pecah ketika Olyvia mempersembahkan medali itu kepada ibunya.
Kini, Olyvia tidak hanya berprestasi sebagai atlet. Sebagai mahasiswi Prodi Perbankan Syariah, ia juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Modern Martial Art (MMA) UIN Surakarta. Dengan sabuk hitam yang ia kenakan, Olyvia menjadi pelatih sekaligus motivator bagi adik-adik tingkatnya.
“Karena cinta aja,” ujarnya sambil tersenyum, saat ditanya alasan tetap bertahan di Karate. Olyvia berharap bisa terus berkecimpung di dunia Karate. Ia ingin berkarier sebagai atlet sekaligus pelatih, dan menularkan semangat juang kepada generasi berikutnya.


