Surakarta, 13 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi mendirikan Institute of Halal Industry. Lembaga ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat riset dan pengembangan industri halal di Indonesia.
Peresmian berlangsung di Auditorium FEBI Institute of Halal Industry dan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta mitra industri. Suasana penuh semangat terlihat sejak awal acara, mencerminkan antusiasme civitas akademika terhadap lahirnya pusat inovasi baru ini.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan 1 FEBI., menegaskan bahwa pendirian lembaga ini merupakan langkah nyata menuju ekonomi halal yang berkelanjutan.
“Institute ini akan menjadi wadah riset, inkubasi bisnis, dan pendampingan sertifikasi halal. FEBI ingin memastikan bahwa halal bukan hanya label, tetapi prinsip hidup yang diterapkan secara menyeluruh,” ujarnya.
Institute ini juga menjadi bagian dari komitmen FEBI mendukung visi UIN Raden Mas Said sebagai universitas riset berbasis keislaman. Melalui kolaborasi lintas disiplin, lembaga ini akan memfasilitasi penelitian dan pelatihan yang bisa diterapkan oleh masyarakat dan pelaku UMKM.
Sesi diskusi kemudian digelar untuk membahas arah pengembangan institute, ada salah satu selaku inisiator, menuturkan bahwa lembaga ini akan mempertemukan akademik dan praktik bisnis halal.
“Kita ingin mencetak generasi muda yang paham teori sekaligus mampu menciptakan inovasi halal yang kompetitif,” katanya.
Mahasiswa FEBI juga menyampaikan pandangannya. Mereka merasa bangga dapat terlibat dalam inisiatif besar ini. Menurut mereka, langkah FEBI menunjukkan keberanian membuka ruang partisipasi generasi muda dalam membangun ekonomi halal.
Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama. Program awal institute meliputi pelatihan Halal Auditor, pengembangan Halalpreneurship Lab, dan riset bersama mitra internasional. Semua rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh makna.
Menutup kegiatan, Prof. Rahmawan kembali menegaskan komitmen FEBI.
“Institute of Halal Industry ini bukan hanya milik FEBI, tetapi milik semua pihak yang ingin menjadikan halal sebagai gaya hidup global,” pungkasnya.
Dengan berdirinya institute ini, FEBI menegaskan perannya sebagai pusat unggulan riset dan inovasi halal. Sebuah langkah konkret menuju visi besar Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.


