ramavest-ramadhan

Ramavest 2026: Strategi Investasi Halal di Bulan Suci

SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar agenda akbar. Acara bertajuk Ramavest ini menjadi oase literasi keuangan bagi generasi muda. Gedung Graha UIN Surakarta dipadati oleh ratusan peserta pada Rabu (11/03).

Kegiatan ini mengusung tema besar “Halal Investment, Ramadhan Achievement”. Melalui Ramavest, para peserta diajak memahami instrumen investasi yang sesuai syariat. Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEBI bertindak sebagai penyelenggara utama acara ini.

Edukasi Finansial Lewat Ramavest

Acara dimulai tepat pukul 16.00 WIB dengan suasana penuh antusiasme. Wakil Dekan 3 FEBI, Dr. Ika Yoga, M.M., memberikan sambutan pembukaan. Beliau menekankan pentingnya kemandirian finansial sejak usia dini bagi mahasiswa.

Tiga pemateri kompeten hadir membagikan ilmu berharga mereka. Habib Muhammad Al Habsyi mengulas investasi dari sisi spiritualitas. M. Wira Adi Brata selaku Kepala KP IDX Jateng 2 memaparkan regulasi pasar modal. Sementara itu, Wisnu Radityo Putro dari IPOT Solo memberikan simulasi praktis investasi.

Kehadiran delegasi KSPM se-Solo Raya menambah kemeriahan suasana diskusi. Tidak hanya mahasiswa, siswa-siswi SMA di sekitar kampus juga turut hadir. Mereka terlibat aktif dalam sesi tanya jawab mengenai aset digital halal.

“Kegiatan Ramavest adalah langkah nyata kami dalam membumikan investasi syariah. Kami ingin para pemuda tidak hanya konsumtif saat bulan Ramadhan. Namun, mereka juga harus mampu merencanakan masa depan keuangan dengan bijak.” ujar M. Yusuf Wibowo Perkasa, pembimbing KSPM.

Kolaborasi Strategis untuk Literasi Syariah

Selanjutnya, materi mengenai saham syariah menjadi sorotan utama bagi peserta. Keuntungan investasi di akhirat dan dunia menjadi poin yang menarik. Oleh karena itu, diskusi berlangsung sangat interaktif hingga menjelang waktu berbuka.

Setiap peserta mendapatkan akses langsung ke platform investasi legal. Langkah ini bertujuan agar mereka bisa segera mempraktikkan ilmu didapat. Selain itu, kolaborasi dengan IDX Jateng 2 memperkuat kredibilitas acara.

Kemudian, FEBI berkomitmen terus mendukung kegiatan positif seperti ini. Literasi keuangan syariah dianggap sebagai pilar ekonomi masa depan. Dengan demikian, diharapkan muncul investor-investor muda yang amanah dan cerdas.

Kesimpulannya, acara ini berhasil menyatukan semangat ibadah dan semangat berinvestasi. Ramavest menjadi bukti bahwa agama dan ekonomi bisa berjalan selaras. Masa depan finansial yang berkah dimulai dari pemahaman yang tepat.

Tags: No tags

Comments are closed.