Sukoharjo (16 Oktober 2025)- Dalam rangka memperkuat implementasi SDGs (Sustainable Development Goals) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, empat tim PKM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar rapat monitoring dan evaluasi (Monev) progres program di hadapan Dekan FEBI dan Gugus Kendali Mutu (GKM), rapat ini dipimpin Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CIMM pada Kamis (16/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Ketua GKM FEBI Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak., serta sejumlah stakeholders internal dan eksternal yang turut mendukung keberlanjutan program. Dalam rapat tersebut, masing-masing tim PKM memaparkan laporan progres kegiatan, laporan keuangan sementara, laporan antara untuk LITAPDIMAS, serta rencana launching produk dan pemasangan papan nama branding lokasi PKM.
Dekan FEBI menegaskan bahwa kegiatan Monev ini bukan hanya bentuk evaluasi administratif, tetapi juga langkah strategis dalam memastikan PKM berbasis SDGs benar-benar memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat. “PKM ini menjadi contoh nyata kolaborasi riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem keilmuan ekonomi Islam,” ungkap Prof. Ivan.
Dari hasil presentasi seluruh tim, terungkap bahwa telah terjadi proses riset and development (R&D) yang menghasilkan inovasi berkelanjutan, mulai dari pengadaan alat produksi inovatif hingga penguatan model pemberdayaan masyarakat. Kegiatan PKM FEBI ini bahkan dinilai sebagai role model PKM berdampak tinggi di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Ke depan, FEBI akan menggelar launching produk PKM sebagai hasil konkret program berbasis SDGs tersebut, meliputi:
- Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci, sebagai revitalisasi ekonomi lokal berbasis kearifan budaya;
- Produk Susu Kedelai Murni, inovasi pangan sehat berbasis UMKM di Pondok Pesantren Muhammad Al-Fatih;
- Pupuk Cair Kyase, hasil penemuan dari KH. Heri Sarwoko Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Ageng Selo Klaten; serta
- Pupuk Kompos Organik Masjid An-Nur, penguatan ekonomi sirkular berbasis masjid dan masyarakat.
Dengan berbagai inovasi tersebut, FEBI UIN Raden Mas Said menegaskan komitmennya untuk menjadikan kegiatan PKM sebagai wahana integrasi keilmuan, pengabdian, dan keberlanjutan ekonomi Islam berbasis nilai-nilai SDGs.


